Prihatin atas dampak yang terjadi akibat invasi Rusia terhadap Ukraina, masyarakat dunia pun berinisiatif untuk menyalurkan bantuan kepada negara tersebut, khususnya sektor perekonomian.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Jumat, 04 Maret 2022 - 12:45 WIB
WowKeren - Invasi penuh yang diluncurkan Rusia sejak beberapa waktu lalu tentunya menimbulkan banyak dampak buruk terhadap kehidupan masyarakat di Ukraina. Dampak invasi yang paling dirasakan adalah sektor perekonomian.
Atas hal tersebut, banyak masyarakat dunia yang merasa prihatin, sehingga berbondong-bondong memesan dan hanya membayar sewa Airbnb di Ukraina untuk membantu mendapatkan uang bagi penduduk yang menghadapi kesulitan keuangan ekstrem imbas invasi Rusia.
Sementara itu, platform sewa rumah telah bergerak untuk menawarkan perumahan gratis kepada 100 ribu pengungsi Ukraina, tetapi anggota masyarakat telah menemukan cara baru untuk membantu secara finansial mereka yang berniat untuk tetap tinggal atau terjebak di negara tersebut akibat konflik.
Hal tersebut dapat dilihat dari tindakan satu pasangan yang membuat pemesanan untuk 3-10 Maret 2022 di Kyiv, kemudian mengunggahnya ke Twitter dan mengatakan bahwa mereka hanya memesan agar pihak yang menyewakan apartemen di Ukraina itu bisa mendapatkan uang.
"Halo Maria, saya dan istri saya baru saja memesan apartemen Anda selama satu minggu, tetapi tentu saja kami tidak akan berkunjung," tutur pengguna Twitter yang diketahui identitasnya sebagai Mario, dilihat pada Jumat (4/3). "Ini hanya agar Anda dapat menerima sejumlah uang."
Kemudian, pengguna Twitter lain juga mengatakan bahwa mereka juga telah memesan penginapan selama seminggu, dan mendorong orang lain untuk berbagi ide dalam membantu perekonomian Ukraina.
Tak sedikit masyarakat yang akhirnya meminta Airbnb untuk menurunkan biayanya, yang biasanya berkisar 3 persen hingga 15 persen, sehingga tuan rumah Ukraina bisa menerima semua hasilnya.
Menanggapi hal tersebut, seorang juru bicara Airbnb mengatakan akan membebaskan biaya di negara tersebut. "Kami menghargai kemurahan hati komunitas kami selama momen kritis ini, Airbnb juga membebaskan semua biaya tamu dan tuan rumah untuk semua pemesanan di Ukraina saat ini," tutur Jubir Airbnb.
Sebelumnya, Airbnb juga telah berjanji untuk menawarkan perumahan gratis kepada 100 ribu pengungsi Ukraina. Jubir Airbnb pun mengungkapkan bahwa perusahaan telah menerima "tanggapan yang luar biasa" untuk inisiatif tersebut dari publik. Sejauh ini, sudah lebij dari 260 ribu pengunjung ke halaman khusus, di mana dimungkinkan untuk mendaftar menjadi tuan rumah atau menyumbang.
(wk/tiar)