Seorang juru bicara pemerintah mengatakan jika departemen kesehatan prihatin dengan masyarakat yang sangat obsesif dalam memantau perkembangan berita yang terjadi.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 08 Maret 2022 - 16:34 WIB
WowKeren - Media Thailand beberapa hari belakangan diramaikan dengan kasus kematian salah satu aktris populernya, yang akrab disapa Tangmo Nida. Berita terkait kematiannya juga ramai dibahas di media sosial.
Dalam waktu yang bersamaan, Departemen Kesehatan Mental Thailand mengingatkan masyarakat untuk tidak terlalu banyak membaca berita. Seorang juru bicara mengatakan jika departemen tersebut prihatin dengan masyarakat yang sangat obsesif dalam memantau perkembangan berita yang terjadi.
Padahal, aktivitas berlebihan semacam itu seperti terus memantau berita terutama pembaruan di media sosial, bisa mengarahkan pada titik stres. Terutama ketika peristiwa besar sedang terjadi. Peringatan dari departemen tersebut datang pada saat penyelidikan atas kematian aktris TV Thailand, yang dikenal sebagai Tangmo, telah mendominasi berita utama di media Thailand.
Sebaliknya, juru bicara departemen menyarankan masyarakat untuk mengalihkan perhatian mereka ke aktivitas lain, alih-alih hanya memantau berita secara terus-terusan. Hal itu berguna untuk menenangkan pikiran mereka.
Namun, bukan berarti pemerintah melarang warganya mengonsumsi berita. Mengonsumsi berita boleh-boleh saja asal dilakukan dalam tingkat yang wajar. Lebih jauh, juru bicara tersebut juga merekomendasikan agar orang melakukan evaluasi diri untuk melihat apakah siklus berita mulai memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka.
Sebab, tak menutup kemungkinan siklus berita berpotensi menyebabkan kecemasan dan kesulitan tidur. Jika seseorang menderita "Fear of Missing Out," atau yang dikenal sebagai FOMO dalam dunia maya, mereka mungkin memiliki suasana hati yang tidak terduga dan kecemasan ketika mereka tidak menonton berita.
Melansir The Thaiger, banyak yang menghabiskan lebih dari enam jam setiap harinya untuk menatap layar dan kecanduan media sosial, dan aplikasi terkait informasi lainnya. Dalam skenario terburuk, individu yang mengalami gejala ini harus menemui psikiater, kata juru bicara tersebut.
Sebagaimana diketahui, kematian aktris Tangmo Nida telah menghebohkan publik Thailand. Banyak yang menilai bahwa kematiannya terjadi secara tidak wajar. Namun di tengah ramainya desas-desus dan spekulasi yang beredar, publik dikejutkan dengan keputusan sang ibunda yang menerima uang kompensasi.
(wk/zodi)