Tak lama setelah itu Ryan Coogler dibebaskan setelah polisi melakukan verifikasi terhadap identitasnya. Dalam sebuah pernyataan, ia menyayangkan situasi tersebut.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 10 Maret 2022 - 14:34 WIB
WowKeren - Sutradara "Black Panther" Ryan Coogler telah menghebohkan publik pada Januari lalu ketika ia ditangkap oleh pihak kepolisian. Hal itu bermula ketika ia menarik uang dari rekeningnnya yang ada di Bank of America.
Waktu itu, ia mengambil uang sebesar 12.000 dolar AS atau sekitar Rp171.000.000. Yang mana, jumlah tersebut memicu peringatan yang datang dari akunnya. Teller yang menerima peringatan itu, segera memberi tahu atasannya bahwa dia mengira Coogler mencoba merampok bank dan ia pun segera menghubungi nomor darurat 911.
Menurut laporan polisi yang diterima oleh CNN, Coogler telah menulis catatan di belakang slip penarikan yang menyatakan bahwa dia ingin uang itu dihitung secara diam-diam, mengingat jumlahnya sangat banyak. Polisi pun segera tiba.
Saat mereka tiba, ada dua rekan Coogler, yang menunggunya di kendaraan yang diparkir di luar bank, yang kemudian juga ditahan dan dibawa ke mobil polisi. Coogler yang dikira akan merampok bank juga diborgol sementara polisi menyelidiki panggilan tersebut.
Beruntung, tak lama setelah itu ia dibebaskan setelah polisi melakukan verifikasi terhadap identitasnya. Dalam sebuah pernyataan kepada Variety, ia menyayangkan situasi tersebut.
"Situasi ini seharusnya tidak pernah terjadi," ujarnya. "Namun, Bank of America bekerja dengan saya dan menanganinya untuk kepuasan saya dan kami telah move on."
Sentimen serupa juga disampaikan oleh pihak Bank. Melalui sebuah pernyataan kepada CNN, mereka juga menyayangkan kejadian tersebut. "Kami sangat menyesalkan insiden ini terjadi. Seharusnya tidak pernah terjadi dan kami telah meminta maaf kepada Mr Coogler," kata mereka.
Saat kejadian, Coogler tengah berada di Georgia. Waktu ia disibukkan dengan proyek "Black Panther: Wakanda Forever". Film ini akan dirilis pada November mendatang.
(wk/zodi)