Penjara Thailand Larang Gel Berbahan Alkohol Usai Napi Tewas Gegara Minum Oplosan Hand Sanitizer
Unsplash/Kelly Sikkema
Dunia

Sekelompok narapidana di penjara Thailand nekat mencuri pembersih tangan atau hand sanitizer. Mereka kemudian mencampurnya dengan minuman ringan untuk membuat koktail.

WowKeren - Hand sanitizer menjadi sesuatu yang semakin banyak digunakan selama pandemi COVID-19. Zat ini diperlukan untuk menjaga tangan agar tetap bersih dari kuman sehingga mampu mencegah penyebaran penyakit.

Tak mengherankan jika banyak kemasan hand sanitizer ditemukan hampir di setiap tempat. Namun di Thailand, ada saja orang yang memanfaatkan hand sanitizer tidak sesuai fungsinya.

Alih-alih dipakai untuk membersihkan tangan, hand sanitizer justru dikonsumsi hingga membuat dikeluarkannya kebijakan baru di penjara yang ada di sana. Penjara-penjara di Thailand telah melarang adanya pembersih tangan berbasis alkohol setelah satu narapidana meninggal, yang lain buta, dan 31 lainnya terluka karena mencampur gel tangan dengan minuman ringan untuk diminum.

Pada umumnya, semua bentuk alkohol memang dilarang di dalam penjara namun sejak pandemi menyebar dengan wabah besar di penjara Thailand menginfeksi puluhan ribu narapidana, aturan dilonggarkan. Alhasil, gel pembersih berbasis alkohol pun turut diperbolehkan.


Sekelompok narapidana di sebuah penjara di provinsi timur laut Nong Bua Lamphu nekat mencuri pembersih tangan. Mereka kemudian mencampurnya dengan minuman ringan untuk membuat koktail. Tentu saja, aktivitas ini sangat tidak disarankan karena berbahaya.

Dan benar saja, beberapa narapidana yang meminum campuran dalam jumlah besar harus dilarikan ke rumah sakit penjara. Lebih buruk, seorang narapidana bahkan dilaporkan sampai meninggal dan seorang lagi harus kehilangan penglihatannya.

Sedangkan narapidana lainnya ada yang hanya menderita pusing, muntah, dan sakit perut. Mereka-mereka ini tidak minum oplosan itu sebanyak yang lainnya. Buntut dari peristiwa tersebut, pembersih sekarang akan diganti dengan sabun cair.

Sebagaimana diketahui, pembersih tangan dimaksudkan untuk digunakan hanya pada tangan. Zat ini tidak ditujukan untuk digunakan pada permukaan tubuh yang lebih besar, tertelan, terhirup, atau bahkan disuntikkan.

Mengonsumsi gel tangan berbasis alkohol dapat menyebabkan keracunan metanol, yang mana hal ini dapat menyebabkan kebutaan dan bahkan kematian. Seseorang yang menelan gel pembersih yang dibuat dengan etanol atau metanol mungkin mengalami gejala seperti muntah, sakit perut, dan penglihatan kabur.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait