Oksana Shvets aktris Ukraina meninggal dunia usai jadi salah satu korban invasi Rusia. Oksana tewas usai tentara Rusia menyerang lingkungan tempat tinggalnya.
- Sisilia Rizky Azalea
- Jumat, 18 Maret 2022 - 13:49 WIB
WowKeren - Kabar duka kembali datang dari selebriti asal Ukraina. Lagi-lagi, aktor dan aktris Ukraina menjadi korban invasi Rusia ke negara mereka. Kali ini, aktris senior, Oksana Shvets dikabarkan meninggal dunia akibat serangan yang dilakukan Rusia ke Ukraina.
Oksana meninggal dunia di usia 67 tahun. Oksana meninggal dunia di kediamannya yang terletak di Kyiv, Ukraina. Kawasan pemukiman Oksana disebut menjadi salah satu titik yang menerima serangan Rusia.
Oksana sedang berada di dalam rumah dan menjadi korban tewas imbas serangan tersebut. Kabar kepergian Oksana dibenarkan oleh agensi tempatnya bekerja.
The Young Theatre mengonfirmasi aktris Oksana Shvets telah meninggal dunia usai Rusia melakukan penembakan di lingkungan tempat tinggal sang aktris. "Selama penembakan roket dari sebuah bangunan tempat tinggal di Kyiv, seorang seniman Ukraina Oksana Shvets terbunuh," bunyi pengumuman duka tersebut.
Tak lama, pesan berbelasungkawa dan kesedihan datang dari rekan sesama artis. Mereka sedih dan mengecam tindakan pemerintah Rusia menginvasi Ukraina yang menyebabkan nyawa Oksana melayang. Padahal, Oksana adalah selalu satu warga sipil yang tak bersalah.
Diketahui, beberapa minggu lalu aktor Ukraina, Pasha Lee juga menjadi korban tewas akibat serangan tentara Rusia. Pasha meninggal dunia akibat tembakan tentara Rusia.
Pasha meninggal dunia akibat invasi Rusia pada Minggu (6/3) di Irpin, Ukraina. Kabar kematian Pasha pertama kali dibagikan oleh akun resmi milik Festival Film Internasional Odesa.
Pasha menjadi korban tewas invasi Rusia lantaran telah memutuskan untuk bergabung dengan Pasukan Pertahanan Teritorial Angkatan Bersenjata Ukraina demi membela Tanah Air-nya. Pasha terbunuh saat hendak melindungi Ukraina dari serangan Rusia beberapa minggu belakangan ini.
Di lain sisi, Putin sendiri kekeh tak mau menarik pasukannya dari Ukraina meski banyak pemimpin dunia telah mengecam keputusannya. Putin bahkan tak segan mengancam negara yang mencampuri polemik Rusia dan Ukraina.
Putin mengatakan bakal melakukan tindakan tegas bila ditemukan adanya negara yang masih berupaya mengintervensi konflik di antara Rusia dan Ukraina. Ia meminta agar keputusannya dihargai oleh semua pihak. Ia juga mengaku tak berencana untuk menduduki atau menjajah Ukraina. Putin mengklaim sikapnya hanya sebagai bentuk pembelaan untuk negaranya tercinta.
(wk/Sisi)