Allissa Shin membagikan beberapa postingan Instagram yang gamblang dan mendetail. Semuanya tampak sebagai bukti bahwa ada orang yang mencoba mencari cara untuk mengancamnya.
- Chusnul Chotimah
- Sabtu, 19 Maret 2022 - 13:18 WIB
WowKeren - Allissa Shin baru-baru ini berbagi pengalaman tidak menyenangkan terkait kebencian yang diterimanya dari penggemar BLACKPINK (Black Pink). Influencer cantik itu diketahui memiliki paras dan gaya yang mirip dengan Rose.
Kembali pada 2020, Allissa Shin viral setelah netizen melihat kemiripannya yang luar biasa dengan Rose. Sejak dibandingkan dengan sang idol, influencer Korea-Amerika dari Los Angeles ini selalu vokal tentang perbedaan di antara keduanya.
Pada 18 Maret, Allissa Shin membagikan beberapa postingan Instagram yang gamblang dan mendetail. Semuanya tampak sebagai bukti bahwa ada orang yang mencoba mencari cara untuk mengancam sang influencer.
Allissa Shin kemudian menyatakan bahwa postingan tersebut dikirim kepadanya setelah ada oknum yang menuntut seorang gadis muda untuk melukai dirinya sendiri guna mendapatkan informasi Allissa bersama dengan hal-hal lain yang ingin mereka lakukan terhadap Alissa.
Influencer yang kerap disebut "Rose KW" itu kemudian menjelaskan seberapa sering ini terjadi padanya. Dia menuduh bahwa haters terus menargetkannya dan membencinya karena kemiripannya dengan Rose.
"Aku tidak bisa begitu saja 'mengabaikan haters.' Aku mengatakan ini berkali-kali sebelumnya, tetapi memanggilku 'Rose KW' tak lagi membuatku kesal. Orang-orang membuatku merasa tidak aman di rumah atau di mana aku berada, menyakitiku, dan menempatkan orang-orang yang kucintai dalam bahaya," tulisnya.
Ketika postingan tersebut pertama kali dibagikan, banyak yang berasumsi bahwa postingannya berarti dia benar-benar terluka saat berada di bandara. Dalam posting selanjutnya, Allissa membantahnya.
"Untuk beberapa alasan, orang mengira aku benar-benar ditikam. Tidak, aku tidak dan aku berada di tempat yang aman," jelasnya.
Allissa Shin menjelaskan bahwa alasannya membagikan postingan itu adalah karena haters telah berusaha keras untuk menghubungi penggemarnya.
Secara khusus, dia menggunakan kata "doxxing," yang berarti ketika seseorang mencoba menemukan dan mempublikasikan informasi pribadi dan identitas seseorang, biasanya dengan niat jahat.
Allissa juga menyebut postingannya sebagai PSA (Pengumuman Layanan Masyarakat), mengklaim bahwa dia ingin memperingatkan pengikutnya tentang apa yang bisa terjadi dan bahaya yang dapat ditimbulkannya terhadap orang-orang, tidak peduli apakah itu tidak serius.
"Aku memperingatkan kalian tentang apa yang orang mampu (lakukan). Jangan pernah jatuh dalam trik orang-orang ini, terutama jika itu melibatkan mempertaruhkan hidupku. Aku melaporkan orang yang berniat jahat padaku dan mengancam akan menyakiti orang yang kucintai," tegasnya.
(wk/chus)