Salah seorang pejabat dari Kementerian pertahanan berada dalam masalah selama dua tahun makan siang kari gratis di The Maritime Self-Defense Force. Padahal, pejabat itu tidak masuk kualifikasi untuk mendapatkannya.
- Amelia Nur Fatimah
- Selasa, 29 Maret 2022 - 00:00 WIB
WowKeren - Kari yang terkenal dari Pasukan Self-Defense Maritim (Maritime Self-Defense Force) mungkin terlalu lezat untuk ditolak oleh salah satu pejabat Kementerian Pertahanan. Padahal pejabat Kementerian nyatanya tidak memenuhi syarat untuk berhak menerima kari gratis tersebut.
Melansir The Asahi Shimbun, pada Senin (28/3), Kementerian mengatakan akan mendisiplinkan pejabat yang menjamu dirinya sendiri dan orang lain dengan makan siang kari gratis selama dua tahun di fasilitas MSDF meskipun tidak memenuhi syarat untuk makanan gratis.
Pejabat tersebut, yang diketahui berusia 40-an dan saat ini berada di Skuadron Patroli Udara No. 23 MSDF di Maizuru, Prefektur Kyoto. Ia selanjutnya akan diskors dari pekerjaannya selama empat hari sebagai tindakan disipliner.
Menurut Kantor Staf Maritim MSDF, anggota awak kapal dan pelajar MSDF diketahui diperbolehkan makan secara gratis. Hal itu berdasarkan undang-undang.
Beberapa anggota unit MSDF yang berada di bawah pengawasan pejabat tersebut selama menjabat jabatan sebelumnya tidak berhak atas makanan gratis tersebut. Namun mereka tetap mendapatkan makan siang kari gratis di fasilitas MSDF setiap hari Jumat selama sekitar 3 tahun. Dari April 2017 hingga Maret 2019.
Pejabat itu tidak menghentikan mereka meskipun mengetahui kesalahan mereka. Bahkan sang pejabat malah ikut bergabung dengan anggota unit MSDF itu untuk makan gratis.
Sang pejabat pun memberikan pembelaan. Ia menyebut sudah merupakan sebuah kebiasaan untuk mendapat kari gratis di antara para anggota MSDF sebagai sampling.
“Sudah menjadi kebiasaan di antara anggota MSDF untuk memiliki kari gratis atas nama 'sampling' bahkan sebelum saya menjabat di sana, jadi saya tidak berpikir memiliki kari gratis merupakan kesalahan penilaian yang serius," kata pejabat itu.
Lima anggota MSDF juga akan ikut didisiplinkan sehubungan dengan insiden kari. MSDF diketahui memang dikenal dengan tradisi makan kari untuk makan siang setiap hari Jumat. Resep karinya menjadi sangat populer di seluruh Jepang sehingga disajikan di restoran dekat fasilitas SDF dan dijual dalam kantong tertutup untuk umum.
(wk/amel)