3 Dari 4 Penyelam Asal Eropa Ditemukan Usai Sempat Hilang di Malaysia, Ini Pengakuan Sang Instruktur
Dunia

Insiden hilangnya empat orang penyelam asing asal Eropa ini terjadi hanya beberapa hari setelah Malaysia membuka kembali perbatasannya pada 1 April 2022 lalu.

WowKeren - Tiga dari empat penyelam asal Eropa yang hilang di lepas pantai Malaysia telah ditemukan dalam kondisi selamat. Pihak kepolisian mengungkapkan seorang penyelam wanita Prancis dan seorang penyelam pria Inggris ditemukan pada Sabtu (9/4) hari ini, sedangkan instruktur penyelam asal Norwegia telah diselamatkan pada Kamis (7/4) lalu.

Keempat orang tersebut awalnya dilaporkan hilang pada hari Rabu (6/4) dalam pelatihan menyelam di dekat Tokong Sanggol, sebuah pulau kecil di tenggara kota Mersing. Sang instruktur yang bernama Kritine Grodem ditemukan oleh kapal tunda sekitar 22 mil laut dari lokasi terakhir kelompok penyelam tersebut terlihat.

Pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 waktu setempat, nelayan menemukan penyelam bernama Alexia Alexandra Molina asal Prancis dan Adrian Peter Chesters asal Inggris di perairan Pengerang. Menurut kepala polisi distrik Mersing, Cyril Edward Nuing, tempat kedua penyelam tersebut ditemukan memiliki jarak yang cukup jauh dari tempat mereka menghilang.

"Kedua individu...dilaporkan dalam kondisi stabil," ungkap Nuing.


Polisi laut disebut telah membawa kedua penyelam tersebut ke rumah sakit. Meski demikian, Nuing tidak memberikan penjelasan lebih detail mengenai penyelamatan tersebut.

Kini, tim penyelamat tengah mencari putra Chesters yang berusia 14 tahun. Remaja tersebut bernama Nathan Renze Chesters dan merupakan warga negara Belanda.

Sementara itu, Grodem sang instruktur mengaku bahwa kelompok penyelamnya naik ke permukaan air sekitar satu jam setelah mereka menyelam pada hari Rabu. Namun begitu naik ke permukaan, kelompok tersebut tidak dapat menemukan perahu yang mereka tumpangi sebelumnya.

Setelah itu, Grodem mengaku terpisah dari anggota kelompok penyelamnya usai terjebak dalam arus yang kuat. Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa operator kapal yang membawa kelompok itu ke lokasi penyelaman ditahan usai dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Insiden hilangnya para penyelam asing ini terjadi hanya beberapa hari setelah Malaysia membuka kembali perbatasannya pada 1 April 2022. Menurut departemen imigrasi, sudah ada lebih dari 55 ribu orang asing yang memasuki Malaysia dalam empat hari pertama pembukaan perbatasan.

(wk/Bert)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terbaru