Arab Saudi Umumkan Kuota Haji 1 Juta, Apa Saja Syaratnya dan Berapa Biayanya?
Unsplash/mubin ferdous
Nasional
Haji 2022

Usai Arab Saudi mengumumkan kuota jemaah haji yang berangkat di tahun 2022 ini, Menag mengaku bersyukur. Di samping itu, Kemenag menyiapkan segala hal yang berkaitan.

WowKeren - Arab Saudi diketahui telah mengumumkan akan diberikan kuota sekitar satu juta jemaah, baik dari dalam maupun luar kerajaan untuk melakukan ibadah haji di Tanah Suci Mekah. Hal ini pun disambut dengan baik oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Meski demikian, Kementerian haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan bahwa ziarah Muslim tahunan ke Mekah hanya akan diizinkan bagi orang-orang yang telah divaksinasi COVID-19 penuh, dan hanya akan menerima jemaah berusia di bawah 65 tahun.

Hal itu dilakukan demi menjaga keselamatan dan keamanan jemaah haji serta pengunjung Masjid Nabawi sambil memastikan bahwa jumlah maksimum Muslim di seluruh dunia dalam melakukan haji dan mengunjungi masjid tersebut.

Kemudian, bagi jemaah haji yang berasal dari luar negeri juga diwajibkan untuk menjalani tes PCR dengan hasil negatif yang diambil tidak lebih dari 72 jam sebelum keberangkatan. Selanjutnya, Arab Saudi juga akan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Adapun pelaksanaan ibadah haji ini akan berlangsung pada Juli 2022 mendatang, dengan jumlah yang diizinkan dari masing-masing negara untuk diputuskan di bawah sistem kuota.


Sementara terkait dengan biaya haji bagi jemaah Indonesia, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief menyatakan bahwa pihaknya akan langsung melakukan finalisasi beberapa aturan teknis.

Menurut Hilman, waktu yang tersedia tidak banyak, sehingga Kemenag akan bekerja dengan cepat dalam merampungkan persiapan, termasuk yang terkait dengan teknis pemilihan jemaah berhak berangkat sesuai ketentuan Arab Saudi dan pembinaan manasik bagi mereka.

"Kita akan bergerak cepat untuk melakukan persiapan, biaya haji juga akan segera kita finalisasi dengan Komisi VIII DPR," papar Hilman dalam keterangannya, Sabtu (9/4).

Sebelumnya, Menag Yaqut menyampaikan bahwa bersyukur atas adanya kepastian keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2022 ini. Terlebih dua tahun sebelumnya jemaah haji Indonesia batal menunaikan ibadah di Tanah Suci.

"Syukur Alhamdulillah jemaah Haji Indonesia bisa berangkat tahun ini, ini kabar yang sangat ditunggu jemaah haji di Tanah Air," tutur Yaqut dalam keterangannya, Sabtu (9/4).

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts