Iklan 'Iblis Merah' di Danau Toba Tambah Banyak, Nelayan Makin Sengsara
Unsplash/irfnrdh
Nasional

Nelayan mengeluhkan populasi ikan 'iblis merah' yang semakin banyak di Danau Toba. Nelayan makin sengsara karena predator tersebut memangsa ikan-ikan buruan mereka.

WowKeren - Fenomena munculnya ikan Iblis Merah alias red devil yang makin banyak di Danau Toba dikeluhkan para nelayan. Pasbilalnya, kemunculan iklan iblis merah di Danau Toba dinilai telah merusak ekosistem alam dan turut menyengsarakan nelayan tradisional.

Bagaimana tidak? Para pemilik keramba ikan ini tak mampu memanen ikan yang mereka pelihara karena telah habis dimangsa oleh ikan iblis merah tersebut. Nelayan Danau Toba hanya bisa pasrah dengan adanya fenomena alam munculnya ikan iblis merah.

Sejak beberapa tahun belakangan ini, jumlah ikan iblis merah di Danau Toba semakin banyak. Hal itu diungkapkan seorang nelayan bernama Reynold Tambunan. Melansir Tribunnews.com, Reynold Tambunan menyebut keberadaan ikan iblis merah itu sangat mengganggu.

Seluruh ikan yang biasa ditangkap nelayan, hampir habis tak bersisa dimangsa si iblis merah tersebut. Bahkan, ikan iblis merah juga ikut memakan semua telur atau benih ikan lain yang ada di kawasan Danau Toba.


Karena pola konsumsi ikan predator ini begitu mengerikan, ikan yang biasa hidup di Danau Toba sudah mulai hilang. Bahkan dikhawatirkan nyaris punah.

Atas masalah ini, nelayan tradisional kemudian meminta solusi dari Bupati Toba, Poltak Sitorus, yang berkesempatan menyambangi Desa Lumban Gaol, Tambunan, Kabupaten Toba. Poltak Sitorus pun tak menampik efek buruk populasi ikan iblis merah yang semakin bertambah di Danau Toba.

"Hal lain yang merugikan masyarakat adalah bahwa spesies ikan ini tidak memiliki nilai ekonomis," ungkap Poltak Sitorus saat menemui para nelayan di Desa Lumban Gaol, Tambunan, Kabupaten Toba.

Poltak Sitorus mengatakan, ikan iblis merah tidak laku dijual karena rasanya yang kurang enak. Bahkan, ikan iblis merah ini begitu banyak durinya, sehingga masyarakat enggan mengonsumsi ikan tersebut. Atas keluhan nelayan ini, Poltak Siorus berjanji akan berkoordinasi dengan Pemprov Sumut mengatasi kemunculan ikan iblis merah ini.

Red Devil adalah sejenis ikan nila yang dikenal mudah sekali berkembang biak dan cepat beradaptasi. Akan tetapi, sifatnya yang buas dan memakan ikan-ikan lain membuat red devil sangat invasif sehingga telah masuk dalam kategor hama.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait