Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un baru-baru ini memberikan hadiah rumah mewah untuk seorang penyiar berita. Bukan orang sembarangan, penyiar tersebut merupakan yang paling terkenal di Korut.
- Amelia Nur Fatimah
- Jumat, 15 April 2022 - 15:39 WIB
WowKeren - Ri Chun Hi (79) merupakan pembawa acara TV negara paling terkenal di Korea Utara. Ri telah mengumumkan peristiwa besar selama beberapa dekade, termasuk uji coba nuklir dan rudal dan kematian seorang pemimpin, dengan suara yang langsung dapat diidentifikasi dan bersemangat.
Melansir Asahi Shimbun, pembawa acara yang dijuluki sebagai "wanita merah muda" di luar negeri karena pakaian tradisional Koreanya yang cerah itu, menjadi topik media resmi Korea Utara pada hari Kamis (14/4). Pasalnya, Presiden Korea Utara, Kim Jong Un memberinya tempat tinggal mewah dan memintanya untuk terus menjadi suara keputusannya, Partai Buruh.
"(Kim) mengatakan itu adalah ketulusan partai yang tidak akan menyia-nyiakan harta nasional seperti dia, yang telah bekerja sebagai penyiar revolusioner untuk partai selama lebih dari 50 tahun sejak masa kecilnya," tulis pernyataan kantor berita resmi Korean Central News Agency.
Kim mengungkapkan “harapannya bahwa dia akan dengan penuh semangat melanjutkan pekerjaannya dalam kesehatan yang baik sebagai juru bicara partai".
Kim bertemu Ri pada Rabu (13/4) setelah meresmikan distrik perumahan bertingkat tepi sungai yang baru dibangun di Ibu Kota Pyongyang, kata KCNA. Rumah-rumah di distrik itu dipersembahkan kepada Ri dan orang-orang lain yang telah memberikan pelayanan terhormat kepada negara.
Korea Utara sering meresmikan proyek konstruksi untuk menandai peringatan penting negara. Jumat adalah hari ulang tahun ke-110 mendiang kakek Kim, pendiri negara Kim Il Sung. Ini adalah hari jadi yang paling penting di Korea Utara, yang telah diperintah oleh tiga generasi keluarga Kim sejak didirikan pada tahun 1948.
“Dengan memberikan rumah kepada mereka yang setia kepadanya, Kim Jong Un ingin lebih meningkatkan kesetiaan dan persatuan internal mereka,” kata Moon Seong Mook, seorang analis di Institut Riset Korea untuk Strategi Nasional yang berbasis di Seoul.
"Ri Chun Hi adalah contoh nyata dari orang-orang seperti dia menyebarkan uji coba nuklir dan misilnya dengan kuat dan menjadi semacam penyadap baginya," sambungnya.
Kim mengunjungi rumah Ri bersamanya dan memegang tangannya saat mereka menuruni tangga. Ri mengatakan dia merasa rumah barunya seperti sebuah hotel dan bahwa semua anggota keluarganya "bergadang sepanjang malam dengan air mata rasa terima kasih yang mendalam atas kebaikan partai".
Ri bergabung dengan TV pemerintah pada awal 1970-an, ketika negara itu masih diperintah oleh Kim Il Sung. Ri kemudian secara bertahap menjadi wajah dan suara dari siaran berita yang didorong oleh propaganda negara itu.
Gaya Ri yang penuh semangat dan efusif terkadang mengundang tawa di negara lain. Pada tahun 2011, sebuah stasiun TV Taiwan meminta maaf setelah salah satu pembaca beritanya menirukan nada yang digunakan Ri saat dia mengumumkan kematian ayah Kim, Kim Jong Il.
(wk/amel)