Kondisi Terjebak Di Reruntuhan Bangunan Alfamart, Perempuan Ini Telepon Keluarga Minta Diselamatkan
Pixabay
Nasional

Wasino selaku Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga yang mewakili Kepala Basarnas Banjarmasin menjelaskan ada dua tim yang berjumlah 18 orang yang diterjunkan untuk mencari korban yang masih tertimbun bangunan.

WowKeren - Ambruknya bangunan minimarket Alfamart di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada Senin (18/4) membuat 16 orang diperkirakan tertimbun reruntuhan. Delapan orang di antaranya telah berhasil dievakuasi dengan selamat, dan tiga orang dilaporkan meninggal dunia.

Salah satu korban yang masih terjebak di reruntuhan adalah seorang wanita bernama Arini. Rupanya, Arini sempat menelepon salah seorang anggota keluarganya bernama Hafiz.

"Dia masih hidup. Dia tadi nelepon minta segera dikeluarkan," ujar Hafiz di lokasi kejadian.

Atas permintaan tim penyelamat, Hafiz mencoba kembali menghubungi Arini. Wanita tersebut rupanya masih bisa mengangkat teleponnya dan meminta untuk segera diselamatkan.

"Dia masih bisa angkat teleponnya," tutur Hafiz.


Sementara itu, ibu salah satu karyawan Alfamart bernama Lia tak kuasa menahan tangis. Pasalnya, Lia juga masih terjebak di dalam reruntuhan gedung tiga lantai tersebut.

"Anak saya masih terjebak, tadi sempat telepon saya minta tolong. Suaranya sudah letih sekali," ungkap sang ibu yang bernama Nana.

Di sisi lain, Wakapolres Banjar Kompol Fihim mengungkapkan bahwa pencarian korban harus dilakukan dengan alat berat karena tumpukan beton yang sulit diangkat. "Kami gunakan alat berat demi mudahkan pencarian korban," tuturnya.

Adapun Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Rikwanto mengungkapkan bahwa penyidik akan segera meneliti penyebab ambruknya bangunan tersebut. Tim Laboratorium Forensik Polri cabang Surabaya juga telah diminta untuk segera terbang ke Kalsel.

Sementara itu, Wasino selaku Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga yang mewakili Kepala Basarnas Banjarmasin menjelaskan ada dua tim yang berjumlah 18 orang yang diterjunkan untuk mencari korban yang masih tertimbun bangunan. Tim Basarnas menggunakan sejumlah peralatan untuk membantu pencarian seperti Search Cam, Thermal, Rescue Radar, dan Life Detector.

"Kami pastikan bahwa semua korban yang ada akan kami evakuasi seluruhnya, tentu dengan kerja sama dari seluruh tim SAR Gabungan yang berada di lokasi saat ini," tukas Wasino.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait