Israel Serang Jalur Gaza, Disebut Targetkan Lokasi Pembuatan Senjata Hamas
Pixabay.com/Ilustrasi
Dunia

Adapun serangan yang diluncurkan oleh Israel itu terjadi pada Selasa (19/4). Selama serangan udara Israel di Jalur Gaza itu pun tampak api dan asap yang membubung.

WowKeren - Pada Selasa (19/4), pesawat-pesawat tempur Israel diketahui melancarkan serangan di jalur Gaza. Adapun serangan ini disebut menargetkan apa yang dikatakan militer sebagai tempat pembuatan senjata Hamas.

Terkait dengan serangan Israel tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Palestina mengatakan tidak ada korban atau cedera yang dilaporkan. Sementara Brigade Ezzedine al-Qassam, cabang bersenjata Hamas mengatakan mereka membalas dengan rudal darat-ke-udara.

"Pertahanan udara kami menanggapi pesawat-pesawat tempur Zionis di langit Jalur Gaza dengan rudal permukaan ke udara tepat pada pukul 01.35 waktu setempat, Selasa (19/4) pagi," ujar Brigade Ezzedine al-Qassam dalam sebuah pernyataan dikutip pada Selasa (19/4).

Adapun serangan itu sendiri terjadi setelah sebuah roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza yang terkepung ke Israel selatan dicegat pada Senin (18/4). Serangan ini merupakan yang pertama dalam beberapa bulan di tengah meningkatnya ketegangan atas situs suci titik nyala di Yerusalem Timur yang diduduki.


Selain tidak ada laporan segera mengenai korban atau kerusakan, juga tidak ada kelompok Palestina yang mengaku bertanggung jawab atas roket tersebut, yang menurut Israel ditembak jatuh oleh pencegat Iron Dome-nya.

Sebagaimana diketahui, Hamas sendiri merupakan kelompok Palestina yang mengelola daerah kantong pantai. Pihaknya telah memperingatkan bahwa setiap insiden di kompleks Masjid Al-Aqsa akan menjadi "garis merah" setelah pasukan Israel menyerbu situs di Yerusalem Timur beberapa kali dalam beberapa hari terakhir, menangkap ratusan warga Palestina dan meninggalkan puluhan terluka.

Di sisi lain, warga Palestina menuduh Israel melanggar batas di Al-Aqsa selama bulan suci Ramadhan. Sedangkan Israel, mengatakan pengunjuk rasa Palestina berusaha untuk mengganggu doa Muslim untuk tujuan politik dan untuk mencegah kunjungan orang Yahudi, yang merayakan Paskah.

Sebagaimana diketahui, situs tersebut dihormati oleh Muslim dan Yahudi. Sementara itu, polisi Israel telah mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk memastikan anggota dari semua agama dapat merayakan liburan dengan aman. Sebelum adanya serangan roket, Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett menuduh Hamas melancarkan "kampanye pelecehan liar" terhadap Israel.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait