Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Pelabuhan Merak dan Bakauheni pada Rabu (27/4). Seorang pengurus penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni bahkan dilaporkan tewas terseret arus saat hujan deras.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 28 April 2022 - 10:53 WIB
WowKeren - Volume pemudik di jalur penyeberangan Merak-Bakauheni jelang Lebaran terus meningkat. Namun pada Rabu (27/4), Pelabuhan Merak di Banten dan Pelabuhan Bakauheni di Lampung dilanda cuaca buruk.
Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Seorang pengurus penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni bahkan dilaporkan tewas terseret arus saat hujan deras mengguyur pelabuhan itu.
"Korban terseret arus banjir hingga terbawa ke (dalam) pelabuhan. Ketemunya di gorong-gorong Dermaga Eksekutif," ungkap salah seorang saksi mata bernama Teguh, dilansir Tribun Lampung Selatan.
Menurut Teguh, korban terseret arus kala berteduh di loket penyeberangan tiket online. Pada saat itu, air bah tiba-tiba datang.
"Pada saat itu korban berteduh di loket penyebrangan tiket online di atas kantor PM. Tiba-tiba air bah datang mengangkat plat yang persis yang ada di kakinya," paparnya. "Jadi dia keangkat ke atas, lalu kebanting dan kebawa arus."
Adapun insiden ini telah dikonfirmasi oleh Kepala KSKP Bakauheni AKP Ridho Rafika. "Iya, korban meninggal karena hanyut terbawa arus. Dari atas tadi. Korban warga Way Apus," jelasnya.
Sementara di Pelabuhan Merak, sejumlah tenda dilaporkan ambruk diterpa angin kencang pada hari Rabu. Ketinggian gelombang di sekitar Pelabuhan Merak juga tercatat mencapai 1,5 meter.
"Merak di guyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras, dengan angin kencang menyebabkan tenda rubuh di Dermaga 3," terang anggota Basarnas Banten, Fauzan, Rabu. Para pemudik lantas diimbau untuk terus mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.
Di sisi lain, volume pemudik di Pelabuhan Bakauheni yang umumnya berasal dari Pulau Jawa terus meningkat. Pada Kamis (28/4), kepadatan terjadi di dermaga 1, 2, dan 3 Pelabuhan Bakauheni. Antrean cukup panjang juga terjadi saat kendaraan hendak turun atau akan memasuki kapal.
Adapun kepadatan aktivitas dermaga Pelabuhan Bakauheni diperkirakan akan terus berlangsung hingga H-1 Lebaran. Sedangkan puncak arus mudik Lebaran tahun ini diprediksi terjadi pada Jumat (28/4) besok.
(wk/Bert)