Masih sama dengan saat menghadapi puncak arus mudik, dalam mengurai kemacetan arus balik Lebaran 2022 juga menerapkan kebijakan rekayasa lalu lintas. Di antaranya adalah one way dan contraflow.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Kamis, 05 Mei 2022 - 12:32 WIB
WowKeren - Dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2022 lalu, Korlantas Polri diketahui menerapkan sejumlah kebijakan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Tampaknya, kebijakan ini akan kembali digunakan dalam mengurai kemacetan saat puncak arus balik pada 6-8 Mei mendatang.
Kendati demikian, seringkali kebijakan lalu lintas atau diskresi bisa berubah dalam waktu singkat karena menyesuaikan kondisi di lapangan. Maka dari itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi meminta kepada para pemudik untuk berperan aktif dengan terus mengikuti perkembangan informasi di media sosial.
"Diskresi ini bisa diterapkan kapan saja. Maka ikuti medsos, radio, dan sebagainya, sehingga pulang bisa lebih nyaman," tutur Firman dalam keterangannya, Kamis (5/5).
Lebih lanjut, Firman menuturkan bahwa pihaknya tidak ingin kepolisian terkesan seperti sewenang-wenang dalam menetapkan suatu aturan dalam mudik Lebaran 2022. Menurutnya, setiap diskresi yang dilakukan itu merupakan kepentingan masyarakat, khusus bagi para pemudik.
"Kami mengingatkan bahwa kami tidak ingin menonjolkan kewenangan, tapi diskresi untuk kepentingan yang lebih besar harus kami ambil dalam kondisi yang sangat tidak ideal ini, dan itu bisa terjadi kapan saja," jelas Firman.
Kemudian Firman mencontohkan beberapa kebijakan yang sifatnya situasional. Seperti penerapan rekayasa lalu lintas one way atau satu arah. Saat ini bisa saja diterapkan satu lajur, tapi tidak menutup kemungkinan sekian menit berubah menjadi dua atau bahkan tiga, hingga akhirnya menjadi one way kembali.
Sebagai informasi, pada Kamis (5/5) siang ini, Polri juga akan memberlakukan one way mulai pukul 11.00 sampai dengan 24.00 WIB. Adapun one way ini dimulai dari Gerbang Tol Palimanan Utama KM 188 sampai dengan KM 72 Cikampek.
Lalu dilanjutkan dengan contraflow hingga Tol Jakarta-Cikampek KM 47. Terkait dengan informasi di lapangan pada Kamis (5/5) siang ini, disampaikan oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Gatot Repli. Gatot pun menuturkan skema one way itu masih bersifat situasional, bergantung pada arus lalin di lapangan.
(wk/tiar)