Pemerintah juga menyiapkan antisipasi untuk para siswa yang ikut melakukan perjalanan mudik lebaran 2022. Para siswa diizinkan untuk sekolah online di hari-hari pertama masuk.
- Amelia Nur Fatimah
- Kamis, 05 Mei 2022 - 17:49 WIB
WowKeren - Berbagai antisipasi telah disiapkan untuk menghadapi arus mudik lebaran 2022. Termasuk soal jadwal masuk sekolah usai libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan bahwa kegiatan belajar mengajar di hari-hari pertama usai Lebaran 2022 tidak perlu tatap muka atau bisa online. Hal itu untuk mengantisipasi siswa yang kelelahan akibat kena macet saat arus balik Lebaran. Muhadjir mengatakan dia telah mendapatkan informasi itu dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
"Untuk kegiatan belajar, saya sudah dapat informasi supaya masing-masing daerah mengambil kebijakan pada hari-hari pertama pembelajaran tidak perlu tatap muka. Tetapi cukup dengan online atau daring ya," ucap Muhadjir, Rabu (4/5/2022) malam.
Keputusan tersebut menurut Muhadjir memberikan kesempatan kepada anak-anak sekolah yang mudik ke kampung halaman dan belum sempat kembali atau pun terkendala kemacetan di jalan saat arus balik. Dengan begitu, para siswa tetap bisa belajar meski masih di kampung halaman karena mudik Lebaran.
"Untuk memberikan kesempatan pada anak-anak sekolah yang belum sempat balik, belum sempat kembali ke sekolah,” kata Muhadjir.
Selain itu, sebelumnya pemerintah memutuskan untuk memperpanjang libur sekolah di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat (Jabar) selama tiga hari. Sehingga diputuskan bahwa siswa di ketiga provinsi tersebut baru akan kembali masuk sekolah pada 12 Mei, yang sedianya pada 9 Mei 2022. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan bahwa perpanjangan masa libur sekolah itu diberikan demi membantu mengurai kemacetan arus balik Lebaran 2022.
"Kemendikbudristek menanggapi dengan positif hasil koordinasi dengan Kemenhub terkait upaya bersama dalam membantu mengurai kemacetan pada arus balik Lebaran 2022, utamanya di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi)," pungkas Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbudristek Anang Ristanto dalam keterangannya, Kamis (5/5).
Sementara itu, pemerintah memprediksi puncak arus balik Lebaran terjadi pada 6-8 Mei 2022. Diperkirakan ada hampir dua juta kendaraan yang masuk Jabodetabek saat arus balik.
(wk/amel)