Para supir truk yang berada di Pelabuhan Bakauheni mengungkap kekesalan mereka saat terjebak antrean parah dengan cara yang tak biasa. Alih-alih berbuat anarkis, para sopir pilih bagi-bagi muatan mereka.
- Amelia Nur Fatimah
- Sabtu, 07 Mei 2022 - 13:15 WIB
WowKeren - Antrean parah juga terjadi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Para sopir truk angkutan logistik yang ikut terjebak dalam antrean parah di Pelabuhan Bakauheni pun melakukan protes terhadap petugas kapal. Para sopir itu pun meluapkan aksinya dengan cara membagikan muatan kepada pengemudi lainnya.
Para sopir truk angkutan logistik itu diketahui harus rela mengantre selama berjam-jam untuk dapat masuk ke dalam kapal. Para sopir angkutan logistik sudah kesal akibat terlalu lama menunggu di parkiran dermaga pelabuhan.
Aksi protes mereka lakukan kepada petugas pengatur kapal karena tidak ada pemberitahuan awal. Situasi antrean di pelabuhan pun sempat memanas antara sopir dan petugas yang mengatur kendaraan untuk dapat masuk ke dalam kapal.
Emosi para sopir meluap karena antrean parah tak kunjung teratsi oleh para petugas. Apalagi muatan buah atau bahan makanan lainnya yang dibawa para sopir truk akan membusuk jika terlalu lama mengantre di dermaga pelabuhan. Sebab, para sopir sudah mengantre dari pukul 5 sore hingga pukul 11 malam.
Para sopir juga sampai berteriak-teriak dan menuntut kepada petugas supaya dapat memprioritaskan mereka untuk dapat masuk ke dalam kapal. Pasalnya, semakin lama mengantre, mereka juga akan dalam kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Diketahui, kendaraan angkutan logistik saat ini hanya 10 truk yang diperbolehkan masuk ke dalam 1 kapal. Untuk itu, para sopir berharap agar pihak terkait dapat melakukan penambahan jumlah kendaraan truk per kapal tersebut.
"Ini barang yang kita bawa berisiko terhadap kami," ujar pengemudi angkutan logistik, Riki.
Namun, akhirnya situasi dapat diredam setelah melakukan negoisasi antara pengemudi dan petugas pengatur kapal. Terpantau kendaraan roda dua juga memadati Pelabuhan Bakauheni Lampung.
Tak hanya truk, kendaraan pemudik juga terlihat antre untuk menyeberang lewat Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, Jumat (6/5). Pada H+3 Lebaran, sebanyak 111.214 orang penumpang, 24.720 kendaraan roda empat dan 8.136 sepeda motor menggunakan jasa angkutan kapal laut menyeberang ke Pulau Jawa.
(wk/amel)