HYBE Disindir Siap Tuntut Kementerian Pendidikan Gegara Komentari Isu Bullying Kim Garam
News1
Selebriti
Dugaan Bullying Kim Garam LE SSERAFIM

Seorang pejabat dari Kementerian Pendidikan mengomentari level hukuman yang diterima Kim Garam LE SSERAFIM dan membenarkan bahwa memang ada kekerasan di sekolah.

WowKeren - Dugaan bullying Kim Garam LE SSERAFIM semakin panas dengan banyaknya tuduhan baru yang muncul versus bantahan tegas HYBE dan Source Music selalu agensi. Kementerian Pendidikan pun ikut berkomentar tentang masalah ini.

Menurut keterangan terduga korban melalui kuasa hukumnya, Kim Garam pernah mendapatkan hukuman tingkat 5 atas kekerasan sekolah yang dilakukannya saat SMP.

Dalam hal ini, seorang pengacara yang mengaku telah berpartisipasi dalam komite kekerasan sekolah di masa lalu mempertanyakan bagaimana Kim Garam bisa debut dengan catatan masa lalunya. Hukuman tingkat 5 diberikan jika ada korban dengan luka yang cukup parah.

Mengutip contoh kasus kekerasan sekolah di masa lalu, ada spekulasi bahwa kekerasan yang dilakukan Kim Garam cukup berat sehingga dia diberi hukuman tingkat 5.



HYBE Disindir Siap Tuntut Kementerian Pendidikan Gegara Benarkan Isu Bullying Kim Garam

Source: pann

Terkait hal ini, seorang pejabat dari Kementerian Pendidikan mengatakan, "Dalam kasus kekerasan sekolah, intensitas tindakan yang diambil oleh masing-masing sekolah juga berbeda karena sifat otonomi yang kuat dan kecenderungan yang berbeda dari para ahli yang berpartisipasi."

Namun Kementerian Pendidikan membenarkan bahwa memang ada kekerasan di sekolah. "Tampaknya benar ada kekerasan di sekolah, karena Kim Garam disebut sebagai siswa penyerang," lanjutnya.

Netizen mencibir HYBE pasti berencana menuntut Kementerian Pendidikan karena komentar mereka tentang dugaan bullying Kim Garam. Agensi terus mendapatkan sentimen negatif dari publik.

"Tolong lakukan gugatan yang lebih muluk," komentar netizen. "HYBE, kamu harus menuntut Kementerian Pendidikan," tambah netizen lain. "HYBE vs Kementerian Pendidikan, wow keren banget," sahut yang lain. "Mereka berkelahi dengan semua orang dari institusi," pungkas lainnya.

(wk/chus)


You can share this post!


Related Posts