Pesan Sultan Untuk Pengunjung Kawasan Malioboro yang Hendak Lepas Masker
Commons Wikimedia/Gunawan Kartapranata
Nasional
Menuju Endemi COVID-19

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, telah mengatakan bahwa masyarakat bisa tidak menggunakan masker di kawasan Malioboro menyusul adanya pelonggaran dari pemerintah.

WowKeren - Pemerintah Indonesia telah mengizinkan masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka untuk tidak lagi memakai masker. Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan bahwa pengunjung Malioboro diharapkan bisa bijak dalam merespons kebijakan boleh lepas masker tersebut.

Sultan menyerahkan keputusan untuk memakai masker atau tidak kepada masing-masing pengunjung Malioboro. Pasalnya, pemakaian masker sudah tidak diwajibkan di ruang terbuka, sehingga pengunjung yang lepas masker tidak bisa serta merta dilarang.

"Pelepasan masker boleh saja kalau di tempat terbuka silahkan, tapi kalau di dalam ruangan jangan, karena kan perputaran angin udaranya belum tentu bagus," jelas Sultan pada Jumat (20/5). "(Terkait pemakaian masker di) Malioboro, ya nanti tergantung dirinya dengan banyak orang pakai masker atau tidak. Kearifannya sendiri."

Lebih lanjut, sultan menegaskan bahwa pandemi COVID-19 masih belum berakhir. Potensi penularan virus masih ada.

"Ya kalau saya kalau memang biarpun ruang terbuka kalau seperti Malioboro penuh ya harus bijak. (Masker) mau copot atau mau dibuka. Karena dimungkinkan aja. Hanya kan risikonya lebih besar karena pandemi masih ada," paparnya.



Sebelumnya, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, mengtakan bahwa masyarakat bisa tidak menggunakan masker di kawasan Malioboro. "Di Malioboro tidak pakai masker pun tidak masalah," ujar Heroe di Yogyakarta pada Kamis (19/5).

Meski begitu, ia menegaskan bahwa pelonggaran penggunaan masker masih harus mematuhi batasan-batasan yang ditetapkan. Masker hendaknya tetap dipakai jika masyarakat berada di dalam kerumunan meski di area terbuka.

"Kalau kerumunan tetap wajib masker, kan di dalam pidato Pak Presiden untuk kerumunan-kerumunan besar tetap pakai masker," jelasnya.

Senada dengan Sultan, Heroe juga telah meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap penyebaran COVID-19. Mengingat penambahan kasus COVID-19 saat ini masih terus terjadi meski sudah landai.

"Karena ini masa transisi, nampaknya masyarakat masih hati-hati. Kami mengimbau, kalau masih nyaman pakai masker, silakan pakai masker saja karena itu jauh lebih bisa melindungi kita. Tapi kalau sudah dalam kondisi yang memungkinkan, tidak pakai masker tidak apa-apa," pungkasnya.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts