Sudah Ditemukan di Australia, Kemenkes Klaim Cacar Monyet Belum Terdeteksi di Indonesia
Nasional
Wabah Cacar Monyet

Meski begitu, Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa pihaknya akan memperkuat surveilans di pintu masuk kedatangan dari luar negeri sebagai langkah antisipasi.

WowKeren - Penyakit cacar monyet yang belakangan menyebar di sejumlah negara Eropa kini telah mencapai Australia. Seorang pria di negara bagian Victoria didiagnosis menderita cacar monyet, sedangkan pasien lain di New South Wales juga diduga terinfeksi virus tersebut. Hal ini cukup mengkhawatirkan mengingat Australia termasuk negara tetangga Indonesia.

Meski demikian, Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa kasus cacar monyet dan virus hendra belum ditemukan di Indonesia. Kemenkes lantas menyatakan bahwa pihaknya akan memperkuat surveilans di pintu masuk kedatangan dari luar negeri sebagai langkah antisipasi.

"Sampai saat ini belum ada temuan kasus," ungkap Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, kepada CNN Indonesia pada Sabtu (21/5). "Kami selalu memperkuat surveilans di pintu masuk negara juga kewaspadaan dini dan respons di semua daerah."

Sementara itu, Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril mewanti-wanti masyarakat untuk tetap waspada. Meski hingga saat ini belum ditemukan kasus cacar monyet di Indonesia.



"Belum ada kasus. Tetap kewaspadaan terhadap semua penyakit infeksi. Baik yang ditularkan dari manusia ke manusia maupun dari hewan ke manusia," jelasnya.

Di sisi lain, seorang dokter top Australia telah mengeluarkan peringatan soal hubungan seks usai kasus cacar monyet ditemukan di negara tersebut. Diketahui, pasien cacar monyet di negara bagian Victoria terkait dengan salah satu dari sembilan kasus yang muncul di Inggris, dengan beberapa di antaranya terkait dengan komunitas gay dan biseksual di negara itu.

"Kami tahu itu ditularkan melalui kontak kulit yang dekat - Anda dapat menularkan dan kontak droplet yang dekat dengan cara yang sangat dekat dan berkepanjangan," ujar Kepala Petugas Kesehatan New South Wales, Dr Kerry Chant. "Kami secara khusus mendesak laki-laki yang gay atau biseksual, atau laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, untuk waspada terhadap ruam atau lesi yang tidak biasa dan untuk menghubungi melalui telepon klinik kesehatan seksual atau dokter umum tanpa penundaan jika mereka memiliki masalah apapun."

Adapun pasien cacar monyet di negara bagian Victoria itu disebut melakukan perjalanan dari London, melalui Abu Dhabi. Ia tiba di rumah pada hari Senin (16/5) lalu. Menurut Kepala Petugas Kesehatan Victoria, Brett Sutton, pria itu mengalami gejala sebelum naik ke pesawat, kemudian mencari perawatan medis segera setelah tiba di rumah.

"(Dia) memiliki dokter umum yang sangat cerdik, yang telah memikirkan cacar monyet dan merujuknya untuk pengujian, yang telah mengarah pada diagnosis dini, isolasi dini," kata Dr Sutton kepada wartawan. Kini, pasien tersebut berada dalam kondisi stabil di The Alfred Hospital dan diperkirakan akan pulih sepenuhnya.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts