Warga di Bandung Temukan Bungkusan Hitam Diduga Bom, Polisi Langsung Lakukan Pemeriksaan
Pixabay/Anthony-X
Nasional

Polisi bergerak cepat melakukan pemeriksaan usai dapat laporan warga Antapani, Bandung soal temuan benda mencurigakan diduga bom. Polisi pun berhasil mengidentifikasi benda tersebut.

WowKeren - Ditemukan sebuah bungkusan hitam mencurigakan yang diduga sebagai bom di wilayah Kecematan Antapani, tepatnya di Jalan Kuningan, Kota Bandung pada Selasa (24/5). Penemuan benda yang dibungkus plastik hitam itu pun sempat membuat warga sekitar geger.

Pihak polisi pun akhirnya terjun ke TKP dan melakukan pengecekan. Setelah diperiksa, pihak kepolisian setempat pun dapat memastikan bahwa benda tersebut bukan bom.

Awalnya, benda mencurigakan yang diduga bom tersebut ditemukan seorang warga yang melihat plastik hitam berbentuk kotak dengan rangkaian kabel di dalamnya. Melihat barang mencurigakan itu, warga pun langsung melapor kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Antapani, Kompol Asep Muslihat mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi usai mendapat laporan. Setelah berkoordinasi dengan Tim Jibom Brimob Polda Jabar, mereka memeriksa benda mencurigakan tersebut.

Adapun hasil pemeriksaan benda yang terbungkus plastik hitam tersebut dipastikan bukan bom. Barang itu kemungkinan sampah yang dibuang sembarangan oleh masyarakat.


"Jadi bukan bom. Setelah dicek itu ternyata hanya aki bekas yang ada kabelnya kemudian nyambung ke bekas kipas komputer yang kecil. Sudah dipastikan bukan bom," jelas Asep.

Menurut Asep, temuan benda yang dilaporkan warga tersebut awalnya dicurigai rangkaian bahan peledak. Namun, setelah diperiksa benda tersebut dipastikan bukan rangkaian bahan peledak atau bom.

"Hanya dicurigai bom. Setelah diperiksa, hanya bungkusan plastik saja," ungkap Asep.

Ancaman teror bom memang kerap terjadi di Indonesia. Belum lama ini, teror bom juga diterima Kedubes (Kedutaan Besar) Belarus untuk RI di Jakarta. Teror ancaman bom itu diterima Kedubes Belarus lewat pesan email berbahasa Rusia yang diterima pada Rabu (18/5) pagi.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan memastikan tidak ditemukan adanya bom di sekitar Kedubes Republik Belarus. Menurut Zulpan, pengirim e-mail teror bom tersebut mengatasnamakan diri sebagai Ivan Ivanov. Teror tersebut dikirim ke alamat e-mail Belarus dan Oseanapol.

"Setelah dilakukan pengecekan oleh Tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya, hasilnya nihil," pungkas Zulpan kepada awak media pada Kamis (19/5).

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait