Nagita Slavina Beberapa Kali Datang ke Psikolog, Tegaskan Tujuan yang Sering Disalahartikan Orang
instagram/raffinagita1717
Selebriti

Sebut introvert hingga hanya curhat soal permasalahan rumah tangga ke keluarga, Nagita Slavina tak segan akui beberapa kali ke psikolog dengan tujuan ini. Gigi sebut banyak orang sering salah terka.

WowKeren - Nagita Slavina banyak berbagi cerita mengenai dirinya lebih dalam lagi maupun kehidupannya saat muncul di vlog ADIEZ GILANG. Kepada Adiezty Fersa, istri Gilang Dirga, artis cantik yang akrab disapa Gigi ini menjawab sejumlah pertanyaan salah satunya ada momen saat Gigi menjelaskan sifatnya yang introvert.

Gigi menyebut jika karakter itu membuat dirinya tak terbuka kepada orang lain. Namun bukan berarti Gigi adalah sosok yang pendiam. Ibu dua anak ini menjelaskan jika dirinya senang mengobrol namun tidak secara mendalam jika bersama orang lain.

Bahkan Gigi menyebut jika sahabatnya saat ini dimana ia bisa bercerita tentang apapun tak lain adalah sang suami, Raffi Ahmad. Pasalnya Gigi juga ternyata memang sudah berkomitmen jika masalah rumah tangganya hanya akan menjadi konsumsi di dalam keluarganya sendiri.

“Dari awal pernikahan gue itu udah janji sama diri gue sendiri, gue tidak akan menceritakan masalah rumah tangga gue itu sama temen gue atau keluarga gue. Gue ceritanya ke keluarganya Raffi," kata Nagita Slavina di kanal YouTube ADIEZ GILANG, Kamis (26/5).

Adiezty Fersa rupanya juga memiliki prinsip yang sama dan sudah dinasihati oleh orangtua sejak sebelum menikah. Kendati demikian, istri Gilang Dirga ini tak jarang juga bercerita ke sahabat untuk mendapatkan opini yang netral. Namun rupanya untuk hal ini, Gigi memiliki kebiasaan yang berbeda.


Ibu dari Rafathar dan Rayyanza ini lebih memilih untuk berkonsultasi kepada psikolog. Gigi menegaskan tujuannya ke psikolog adalah untuk mencari bantuan seorang profesional atas masalah yang dihadapi. Tujuan ini yang kerap disalahartikan oleh banyak orang jika mendengar soal psikolog.

“Kalau gue mending ke psikolog kalau udah marah. Sering, ya nggak sering-sering banget tapi pernah beberapa kali. Karena sebenarnya orang salah terka itu ke psikolog itu buat orang yang ibaratnya yang ada gangguan. Tapi sebenarnya enggak, menurut gue malah lebih aman. Nggak cuma solusi aja sih, tapi lebih ke bisa ngobrol aja, kan mereka profesional,” paparnya.

Gigi menjelaskan jika kedatangannya ke psikolog adalah untuk mendapat bantuan dalam mengarahkan perspektifnya, bukan langsung meminta jalan keluarnya. Meski begitu, menurut Gigi semua masalah akan kembali kepada diri sendiri untuk mendapatkan solusi terbaik. Menurutnya diri sendiri akan lebih mengerti situasi atau keadaan yang dialami.

“Tapi akhirnya berapa kali ke psikolog itu sebenarnya yang kalau di gue ya, ujung-ujungnya ya yang paling bisa menangani masalah ya diri kita sendiri,” pungkas Gigi.

(wk/sept)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait