Balita yang Hilang Terlempar saat Pendaratan Darurat Helikopter di Distrik Jila Papua Ditemukan
Unsplash/SPACEDEZERT
Nasional

Tim SAR akhirnya berhasil menemukan balita yang hilang dalam insiden helikopter jatuh di Distrik Jila, Timika, Papua. Sayangnya, bocah tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

WowKeren - Philiper, korban jatuhnya helikopter PK-DAR milik Derazona Air Servi di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (8/6). Philiper merupakan satu-satunya bocah dalam insiden jatuhnya helikopter tersebut. Philiper adalah balita yang dilaporkan hilang usai diduga terlempar saat pendaratan darurat yang dilakukan dalam peristiwa tersebut.

Tim SAR gabungan menemukan korban setelah menelusuri hutan di lokasi kejadian. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi jatuhnya helikopter sewaan Pemda Mimika tersebut.

"Korban sudah ditemukan dan dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi ke Timika menggunakan helikopter Carakal milik TNI-AU," ungkap Kakansar Timika, George Merchy Leo Randang kepada Tribun-Papua.com di Timika, Kamis (9/6).

Berdasarkan pemantauan, korban tiba di Heliped milik pangkalan udara Yohanis Kapiayu Timika. Selain Philiper, ada 10 korban lainnya dalam insiden jatuhnya helikopter. Mereka ditemukan selamat.


Sebelumnya, aparat gabungan berhasil mengevakuasi 10 korban jatuhnya helikopter PK-DAR. Diketahui helikopter yang disewa Pemkab Mimika ini menjadi puskesmas keliling udara.

Komandan Lanud Mimika, Yohanis Kapiyau mengatakan helikopter Helikopter PK-DAR milik Derazona Air Service jatuh pada saat mengevakuasi ibu hamil. Namun di tengah perjalanan terjadi cuaca buruk hingga jatuh.

Sementara pilot Helikopter Karakal, Mayor Pnb Adam Hardiman mengatakan posisi helikopter jatuh dari Timika dengan 20 notikal mile dan dari Jila sekitar 40 notikal mile. Terkait posisi helikopter yang jatuh berada di kaki bukit tidak jauh dari dataran.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal sebelumnya juga telah menyampaikan kronologi singkat kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa kejadian berawal dari tim medis yang mendapat informasi adanya ibu hamil yang membutuhkan pertolongan medis untuk bersalin di daerah Jila.

Kemudian, helikopter dengan 11 orang penumpang itu berangkat dari Jila menuju ke Timika pada pukul 09.00 WIT, dan diperkirakan tiba di Timika dalam waktu 15 menit. Akan tetapi, kata Kamal, setelah 10 menit berlalu, pihak Puskesmas Timika belum juga mendapatkan laporan sehingga berkoordinasi dengan tim SAR, Polres Mimika, Kodim, dan Angkatan Udara.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait