Usaha Nasi Padang Babi Sudah Tak Beroperasi Lama, Pemilik Ngaku Tak Niat Singgung Suku Manapun
Nasional

Anggota DPR menyoroti usaha nasi padang non halal alias menyediakan menu babi. Namun kini pihak kepolisian telah memanggil pemilik usaha untuk dilakukan pemeriksaan.

WowKeren - Publik belakangan ini dihebohkan dengan kehadiran menu nasi padang non halal alias mengandung babi. Hal ini juga membuat anggota DPR geram hingga meminta Pemprov DKI Jakarta untuk mencabut izin usahanya.

Namun kini, polisi menyebut bahwa usaha nasi padang daging babi yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara itu sudah lama tidak beroperasi. Bahkan Kapolsek Kelapa Gading Kompol Vokky Sagala pun mengatakan bahwa pihaknya telah mengecek langsung ke lokasi usaha tersebut.

"Itu pada saat kita datang, kita lihat sudah tidak beroperasi lagi," ujar Vokky kepada wartawan, Jumat (10/6). Vokky kemudian mengatakan bahwa lokasi usaha makanan padang babi itu bukan lah sebuah restoran ataupun warung makan, melainkan rumah atau tempat tinggal.

Sementara terkait ada atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan oleh pemilik usaha, Vokky mengatakan bahwa pihaknya masih belum menjelaskan. Ia mengatakan pemeriksaan masih berlangsung.

Di sisi lain, pemilik usaha nasi padang babi yang diketahui identitasnya sebagai Sergio itu sendiri telah memberikan klarifikasi. Ia mengaku tidak bermaksud untuk menyinggung suku tertentu. Ia mangungkapkan bahwa nasi padang babi itu hanya sebagai inovasi.


"Kita pikir mungkin ini bisa dicoba nih, mencoba inovasi tanpa memiliki tujuan sebenarnya untuk menyinggung suku-suku tertentu," beber Sergio di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (10/6). "Itu yang sangat disayangkan sebenarnya."

Sergio menambahkan bahwa ia tidak berpandangan jauh soal nasi padang babi bakal memicu kehebohan. Sekali lagi, ia mengaku hanya berniat membuat inovasi. "Kita mungkin dengan keterbatasan pandangan sejauh itu, pada saat itu kita hanya memikirkan ini adalah inovasi dan ini adalah peluang yang layak dicoba," ujar Sergio.

Selain itu, Sergio juga mengklaim bahwa ada menu selain babi yang dibuatnya. Namun nasi padang babi memang ditonjolkan untuk nilai jual. "Supaya komplet di market, waktu itu kita pikir mungkin ini bisa dicoba nih," beber Sergio.

Senada dengan keterangan polisi, Sergio mengatakan bahwa usaha tersebut dijalaninya saat awal pandemi COVID-19 terjadi pada tahun 2020 lalu. Namun usahanya itu hanya bertahan selama 3 bulan.

"Saya memang sempat coba memulai usaha karena itu kan awal pandemi ya, semua mencoba mencari opportunity secara online apa sih peluangnya," tandas Sergio. "Waktu itu akhirnya melakukan secara online, tapi hanya berjalan sekitar 3 bulan, kurang lebih seingat saya, akhirnya tutup."

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait