Polisi hingga kini masih terus memburu seluruh pihak yang berkaitan dengan Khilafatul Muslimin. Sebelumnya, polisi telah menahan pimpinan tertinggi Abdul Qadir Baraja, kini kembali meringkus tokoh penting di kantor pusat.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Sabtu, 11 Juni 2022 - 15:02 WIB
WowKeren - Polisi sebelumnya telah menangkap dan langsung menahan Pimpinan Tertinggi Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja. Kini Polda Metro Jaya diketahui kembali menangkap pengurus kantor pusat Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung, Lampung.
Adapun yang dimaksud adalah penangkapan dua tokoh penting di kantor pusat Khilafatul Muslimin. "Dua orang ini merupakan tokoh penting di kantor pusat Khilafatul Muslimin," tutur Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada detikcom, Sabtu (11/6).
Akan tetapi, Hengki belum memerinci identitas dua tokoh penting Khilafatul Muslimin yang ditangkap itu. Ia hanya mengatakan kedua tokoh penting itu ditangkap di kantor pusat Khilafatul Muslimin, Bandar Lampung, Lampung pada siang ini.
Hengki menuturkan bahwa keduanya saat ini telah diamankan di Polresta Bandar Lampung untuk diinterogasi. Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut terkait jabatan kedua tokoh penting yang dimaksud. "Saat ini kami masih melakukan pengembangan," ungkap Hengki.
Sebagai informasi, penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah kepemimpinan Kombes Hengki Haryadi. Selain melakukan penangkapan, polisi juga menggeledah kembali kantor Khilafatul Muslimin.
Dalam penggeledehan di kantor pusat Khilafatul Muslimin di Lampung, diketahui bahwa pihak kepolisian menemukan sejumlah buku terkait ISIS dan NII. Temuan barang bukti itu kini tengah didalami oleh penyidik terkait paham ajaran yang rutin disebarkan oleh ormas Khilafatul Muslimin.
"Saat ini sedang didalami oleh tim Polda Metro Jaya guna pengembangan lebih lanjut, khususnya terkait paham-paham apa yang bertentangan dengan ideologi Pancasila," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Mapolda Metro Haya, Jakarta, Jumat (10/6).
Zulpan mengungkapkan bahwa penggeledehan kantor pusat Khilafatil Muslimin itu dilakukan pada Rabu (8/6) lalu, oleh jajaran Subdit Kamneg Polda Metro Jaya. Adapun temuan dokumen hingga buku-buku kemudian disita di lokasi tersebut.
Kendati demikian, Zulpan diketahui belum merinci jumlah buku-buku dan dokumen terkait kelompok teroris yang disita petugas dari kantor Khilafatul Muslimin. Hingga kini, barang bukti tersebut juga masih diperiksa oleh penyidik.
(wk/tiar)