Ratusan Aparat Siaga Kawal Prosesi Pemakaman Eril, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Instagram/emmerilkahn
Nasional
RIP Eril

Jenazah Eril diketahui diberangkatkan dari Gedung Pakuan pada pukul 09.00 WIB. Kemudian diperkirakan tiba di Cimaung, sekitar pukul 10.00 WIB, lalu dilakukan prosesi pemakaman.

WowKeren - Jenazah putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yakni Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril akan dimakamkan pada Senin (13/6), pukul 11.00 WIB nanti. Bupati Bandung Dadang Supriatna pun mengatakan bahwa jenazah Eril diperkirakan tiba di lokasi pemakaman, Islamic Center Bantul Ridwan, Cimaung, Kabupaten Bandung sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebelum diberangkatkan ke Cimaung, jenazah Eril disemayamkan di Gedung Pakuan, Kota Bandung. "Rombongan jenazah kan berangkat dari Pakuan, direncanakan diberangkatkan jam 09.00 WIB, kemudian tiba di sini sekitar jam 10.00 WIB," ujar Dadang kepada wartawan di lokasi, Senin (13/6).

Lebih lanjut, Dadang mengatakan bahwa pihaknya bersama aparat terkait juga sudah menyiapkan prosesi pemakaman Eril, salah satunya terkait dengan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. Ia mengungkapkan sekitar 300 personel gabungan diterjunkan untuk membantu proses pemakaman Eril.

Dadang memaparkan personel gabungan itu di antaranya Kapolres, Dandim, dan juga gabungan dengan Forkopimda. "Dari tiga hari yang lalu, kita sudah mempersiapkan. Personel yang kita siapkan ini kurang lebih 300 orang, dari mulai persiapan untuk pengamanan di jalan, pengamanan parkir, dan lokasi," terang Dadang.


Nantinya, kata Dadang, sejumlah pimpinan daerah di Provinsi Jabar dilaporkan juga akan menghadiri prosesi pemakaman Eril. "Yang jelas pimpinan Jabar hadir, dan sekarang istri-istrinya sudah pada datang," ungkap Dadang.

Di sisi lain, Polresta Bandung diketahui akan memberlakukan sistem buka tutup lalu lintas secara situasional di depan area pemakaman mendiang Eril. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kepadatan di sekitar lokasi.

"Pengalihan arus lalu lintas sementara belum kami rasa perlu, sehingga metode atau CB cara bertindak kami adalah buka tutup saja, itu pun melihat dari pada fakta situasional di lapangan," tutur Kapolresta Bandung, Kombes Kusworo Wibowo kepada wartawan, Senin (13/6).

Kusworo mengatakan sistem buka tutup itu rencananya akan dilakukan di Jalan Raya Banjaran-Pangalengan. Ia pun menuturkan bahwa sistem buka tutup itu tidak berlangsung lama. Pasalnya, hanya dilakukan jika terjadi kepadatan di dua arah menuju area pemakaman.

Di samping itu, Kusworo mengimbau masyarakat yang akan bertakziah ke makam Eril untuk tetap menjaga protokol keamanan. Ia pun menyampaikan bagi warga yang tidak memiliki kesempatan datang ke lokasi secara langsung, bisa mendoakannya dari rumah masing-masing.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts