Jemaah Haji Diingatkan Untuk Tak Paksakan Diri Beribadah Hingga Suhu Lebih Dari 40 Derajat Celcius
Unsplash/Haidan
Nasional
Haji 2022

Sebelumnya, jemaah haji telah diingatkan terkait cuaca panas di Arab Saudi. Kini para jemaah haji Indonesia pun diminta untuk tidak terlalu memaksakan diri dalam menjalankan ibadah sunah.

WowKeren - Di tahun 2022 ini, jemaah haji Indonesia telah kembali diberangkatkan ke Tanah Suci. Sebagaimana diketahui, kloter pertama jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan pada 4 Juni 2022 lalu.

Petugas Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji sektor Khusus (P3JHseksus) Masjidil Haram dr Yenny Purnama lantas mengingatkan agar para jemaah haji tidak memaksakan diri untuk beribadah, terutama yang sunah. Pasalnya, haji sendiri merupakan ibadah yang membutuhkan kekuatan fisik, sehingga jemaah diharapkan dalam kondisi sehat.

Yenny pun meminta agar para jemaah haji untuk mengutamakan ibadah yang wajib-wajib saja. Sementara untuk yang sunah dilakukan sekiranya semampunya saja.

Selain itu, Yenny juga mengingatkan jemaah haji seperti pesan-pesan yang telah disampaikan sebelumnya yakni agar tidak lupa minum dan jangan menunggu haus karena cuaca Mekah yang panas sama seperti di Madinah. Apalagi cuaca dengan suhu mencapai lebih dari 40 derajat Celcius yang menyebabkan dehidrasi jika tidak diimbangi dengan minum yang cukup.



"Satu atau dua jam berikutnya makan kurma dengan harapan membantu menaikkan gula darah," jelas Yenny dalam keterangannya, Senin (13/6).

Sebagai informasi, sebanyak 746 jemaah haji Indonesia yang sebelumnya berada di Madinah untuk melaksanakan ibadah Arbain akan tiba di Mekah pada Ahad sekitar pukul 22.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Setibanya di hotel setelah menempuh perjalanan dengan bus sekitar enam jam dari Madinah, jemaah dari kloter pertama embarkasi Solo (SOC) dan kloter pertama Jakarta-Pondok Gede (JKG) beristirahat sebentar di hotel, kemudian ke Masjidil Haran untuk melakukan umrah wajib.

Selanjutnya, jemaah haji akan menunggu hingga puncak haji dengan melakukan berbagai ibadah sunah. Namun seperti yang telah disampaikan oleh Yenny sebelumnya, jemaah haji diimbau untuk mengutamakan ibadah wajib, sementara yang sunah dilakukan semampunya.

Di samping itu, Kementerian Agama (Kemenag) sebelumnya meminta kepada jemaah haji Indonesia untuk tidak melepas gelang identitas dari keberangkatan, selama berada di Arab, hingga kembali ke Tanah Air. Hal ini dilakukan lantaran dalam gelang identitas tersebut memuat informasi penting.

(wk/tiar)


You can share this post!


Related Posts