Hati-hati! Kornea Mata dan Kaki Pria Taiwan Ini Terbakar Usai Nyalakan Lampu UV untuk Disinfektan
Dunia

Seorang pria di Taiwan menceritakan pengalaman apesnya saat memakai lampu disinfektan UV dengan cara yang salah. Siapa sangka, lampu itu malah membakar dirinya sendiri.

WowKeren - Nasib sial dialami seorang pria di Taiwan. Pria itu mengalami skenario mimpi buruk setelah menyalahgunakan lampu disinfektan yang memancarkan sinar ultraviolet (UV). Pria bernama Andy yang merupakan seorang test driver profesional untuk mobil itu pun turun ke Facebook untuk menceritakan kisahnya.

“Tadi malam saya mengeluarkan lampu disinfektan UV dan meletakkannya di kamar saya untuk disinfeksi,” kata Andy, melansir Mothership.sg.

Setelah menyalakan lampu UV untuk disinfektan itu, Andy rupanya tak keluar dari ruangan. Nasib sial pun tak dapat dihindari, tiga jam kemudian pria itu terlihat mengalami luka bakar di kedua kakinya. Dia juga tidak bisa membuka kedua matanya. Andy pun langsung bergegas pergi ke klinik darurat.

Siapa sangka, dokter mengatakan jika Andy mengalami kerusakan pada kornea matanya. Dia diperintahkan untuk beristirahat selama beberapa hari dan harus membalut kakinya "seperti mumi".

Dengan cerita ini, Andy berharap pengalamannya akan memperingatkan orang lain. Andy berharap orang-orang akan lebih berhati-hati dalam menggunakan perangkat tersebut dan memperingatkan mereka tentang potensi bahaya ini.


"Tentu saja saya tidak tahu bahwa lampu disinfektan UV begitu kuat, makanya saya cukup bodoh untuk menggunakannya seperti ini," ungkap Andy.

Jangan gunakan lampu UV saat berada di dalam ruangan. Sinar UV sebenarnya adalah bentuk radiasi yang membunuh virus dan bakteri dengan merusak DNA-nya. Sinar UV tidak terlihat oleh manusia.

Namun, sinar UV juga dapat menembus kulit dan mata kita sehingga menyebabkan luka bakar, seperti terbakar sinar matahari. Selain itu, sinar UV juga dapat menyebabkan kanker kulit.

Lampu UV sendiri sebenarnya hanya boleh digunakan saat ruangan kosong. Selain itu, pengguna tidak boleh melihat langsung ke cahaya. Karena itu, tentu saja apa yang terjadi pada Andy merupakan kelalaian dalam penggunaan.

Beberapa perangkat memiliki waktu tunda sehingga pengguna dapat meninggalkan ruangan. Sementara produk lainnya memiliki sensor hunian yang mematikan perangkat saat gerakan terdeteksi. Para pengguna perangkat tersebut pun diingatkan untuk membaca instruksi manual sebelum mengoperasikannya.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait