Cerita Jemaah Haji Asal Indonesia yang Telapak Kakinya Melepuh Usai Kehilangan Sandal
AFP
Nasional
Haji 2022

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Husnul Maram, menceritakan pengalaman jemaah haji asal Indonesia yang kehilangan alas kaki dan terpaksa berjalan dengan telanjang kaki.

WowKeren - Jemaah haji asal Indonesia diminta terus menjaga kesehatan dan selalu memakai alas kaki. Mengingat suhu udara di Makkah sangat panas dan mencapai 50 derajat celsius.

"Suhu di Makkah saat ini 50 derajat celsius. Jika bapak ibu keluar dari kamar jangan lupa untuk memakai alas kaki, sandal, ataupun sepatu," tutur Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Husnul Maram, kepada jemaah haji yang masuk ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) Sukolilo, Senin (13/6).

Maram menceritakan pengalaman jemaah haji asal Indonesia yang kehilangan alas kaki dan terpaksa berjalan dengan telanjang kaki. Kaki jemaah tersebut pun melepuh imbas panasnya jalanan.

"Dari petugas kloter saya dapat cerita, ada jemaah kita yang kehilangan sandalnya saat keluar dari masjid," ungkapnya. "Akhirnya terpaksa jalan tanpa alas kaki sehingga telapak kakinya melepuh. Jadi jangan lupa, kalau masuk masjid, sandalnya dimasukkan kresek."



Selain memakai alas kaki, jemaah haji juga diingatkan untuk banyak minum air putih. Hal ini untuk menghindari dehidrasi atau kekurangan cairan pada tubuh.

"Misal kalau urine Bapak Ibu berwarna kuning, mohon untuk tidak keluar kamar dulu. Panjenengan (Anda) perbanyak minum air putih dulu sampai air kencingnya bening kembali, agar tidak terjadi dehidrasi," jelasnya.

Di sisi lain, Kementerian Agama menyatakan sebanyak 25.929 calon haji Indonesia telah diberangkatkan ke Tanah Suci. "Untuk hari ini, akan diberangkatkan 2.809 calon haji yang tersebar di tujuh kelompok terbang (kloter) dari lima embarkasi," ujar Jubir Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Akhmad Fauzin, Selasa (14/6).

Hingga Selasa hari ini, tercatat ada 49 jemaah haji yang sakit. 43 orang di antaranya harus menjalani rawat jalan dan enam orang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia atau KKHI Madinah. Sementara jemaah haji Indonesia yang meninggal di Tanah Suci kini mencapau tiga orang.

"Mari kita doakan semoga jemaah haji yang sedang sakit segera diberikan kesembuhan dan segera dapat melaksanakan rangkaian ibadahnya. Dan Jemaah yang wafat, semoga diampuni seluruh dosa dan kesalahan serta diterima ibadah hajinya sebagai haji mabrur. Amin ya Rabbal ‘Alamin," tutur Fauzin.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts