Jemaah Haji RI Sempat Alami Serangan Jantung Hingga Koma, Kini Sudah Bisa Video Call dengan Keluarga
AP Photo
Nasional
Haji 2022

Kronologi jemaah bernama Siti Zahro tersebut mengalami serangan jantung diungkapkan oleh dokter Fajriani Damhuri selaku tenaga kesehatan haji (TKH) kloter JKG 011.

WowKeren - Seorang jemaah haji asal Indonesia dilaporkan sempat mengalami serangan jantung hingga koma. Jemaah bernama Siti Zahro tersebut menjalani perawatan di ruang intensif khusus jantung Rumah Sakit Al Madinah.

Meski begitu, kondisi Siti kini sudah membaik. Menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Muhaimin Munizu, yang memimpin Tim Visitasi Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, Siti sudah bisa berkomunikasi dan bahkan meminta video call dengan keluarganya di Tanah Air.

"Alhamdulillah kondisi Ibu Siti Zahro berangsur-angsur membaik dan sudah bisa komunikasi dengan keluarganya di kampung melalui video call," jelas Muhaimin dilansir situs resmi Kementerian Kesehatan pada Rabu (22/6).

Muhaimin mengaku bersyukur melihat perkembangan kesehatan Siti yang sangat signifikan. Perlahan-lahan, alat bantu pernapasan Siti dilepas dan obat-obat penguat otot jantung dihentikan.

"Kemarin alat bantu napas sudah dilepas, lalu obat penguat otot jantung dosisnya diturunkan perlahan-lahan hingga dihentikan," paparnya.



Siti sendiri mengaku sudah merasa lebih baik dan sesak hingga rasa sakit di dadanya telah berkurang. Meski begitu, ia masih merasa mual.

Berdasarkan informasi dari tim dokter di RS Al Madinah, Siti mengalami serangan jantung atau infark miokard akut yang menyebabkan henti jantung. Oleh sebab itu, ia perlu dirujuk ke pusat jantung Cardiac Centre Madinah di RS King Fahd untuk angiografi koroner dan pemasangan ring jantung.

"Rencananya hari ini rujuk ke Madinah Cardiac Centre, RS King Fahd untuk penanganan lanjutan yaitu Angiografi Koroner dan dilanjutkan pemasangan ring jantung," katanya.

Di sisi lain, kronologi Siti mengalami serangan jantung diungkapkan oleh dokter Fajriani Damhuri selaku tenaga kesehatan haji (TKH) kloter JKG 011. Awalnya, Siti akan pergi melaksanakan salat Ashar di Masjid Nabawi melalui pintu 13.

Namun ia tiba-tiba merasa sakit dada, pusing, dan pandangan gelap. Ia lalu dihampiri Emergency Medical Team (EMT) Nabawi, lalu dibawa ke klinik Al Safiah.

Dalam perjalanan, Siti tiba-tiba tak sadarkan diri dan diduga mengalami henti jantung. Resusitasi jantung paru pun dilakukan. Ia juga diintubasi dan kemudian dirujuk ke RS Al Madinah.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts