Heboh 97 Bangkai Kambing Terjangkit PMK Dibuang ke Sungai Serang Semarang, Berasal dari Sumatera?
Pixnio
Nasional
Wabah Penyakit Mulut dan Kuku

Puluhan bangkai kambing ditemukan di aliran Sungai Serang, Semarang sukses membuat warga geger. Pelaku yang membuang sapi di sungai pun kini sudah diamankan pihak kepolisian.

WowKeren - Warga digegerkan dengan penemuan puluhan bangkai hewan ternak kambing di aliran Sunga Serang, Desa Susukan, Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Tepatnya ada 97 ekor bangkai kambing yang ditemukan di Sungai Serang.

Atas kejadian itu, Kepala Desa Susukan, Joni Anwar mengatakan pelaku bukan merupakan warganya. Pasalnya, ada saksi mata yang mengatakan bahwa pada Senin (20/6) malam ada sebuah truk terparkir di jembatan Sungai Serang ini.

"Indikasinya (pelaku) dari luar daerah, kalau warga kami tidak ada yang menernak kambing sebanyak ini. Paling petani kita memiliki ternak 2 sampai 5 kambing. Senin malam warga kami juga ada yang tahu ada truk yang parkir di sini, sekitar pukul 22.30 WIB," ujar Joni dalam tayangan YouTube Kompas TV, Kamis (23/2).

Sementara itu, dari hasil penyelidikkan sementara, polisi mendapatkan informasi dari salah seorang saksi yang ditugaskan untuk membuang bangkai-bangkai kambing tersebut. Dari hasil pemeriksaan, kambing-kambing tersebut rupanyaterjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).



Kapolres Semarang, AKBP Yofan Fatika mengungkap bahwa pelaku diminta oleh rekannya dari Sumatera untuk membuang bangkai tersebut. Ia pun mendapat upah Rp 100 ribu dari pekerjaan tersebut.

"Yang meminta adalah jasa ekspedisi yang saat itu mengangkut menggunakan truk dua unit dari Sumatera. Akhirnya minta tolong karena yang sudah menjadi bangkai, (pelaku) minta tolong rekannya yang ada di Tengaran Semarang untuk membuang. dan dia hanya mendapatkan upah Rp 100 ribu," ungkap Yofan.

Sementara itu diketahui bahwa wabah PMK saat ini memang menjangkiti hewan ternak di sejumlah daerah di Tanah Air. Pada Selasa (21/6) Satgas PMK Kementerian Pertanian melaporkan sebanyak 214.994 hewan telah terjangkit wabah PMK. Pemerintah kini berupaya mendistribusikan vaksin untuk mengatasi masalah tersebut.

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah untuk melakukan percepatan vaksinasi hewan. Apalagi sebentar lagi mendekati momentum Hari Raya Idul Adha.

"Distribusi vaksin harus dilakukan cepat, masif dan merata ke berbagai kawasan. Hal ini guna mencegah meluasnya penyebaran virus PMK yang mutasinya sangat cepat. Sebentar lagi ada momentum Idul Adha yang mana kebutuhan masyarakat akan hewan kurban juga meningkat," pungkas Netty, Kamis (23/6).

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts