Jokowi Tiba di Ukraina, Keikutsertaan Ibu Negara Iriana Dinilai Simbolkan Perdamaian
Twitter/jokowi
Nasional
Jokowi Kunjungi Ukraina dan Rusia

Jokowi dan Ibu Negara Iriana dijadwalkan melakukan sejumlah kegiatan di Ukraina. Salah satunya adalah mengunjungi puing-puing kompleks Apartemen Lipky di Kota Irpin.

WowKeren - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi telah tiba di Kyiv, Ukraina, pada Rabu (29/6) pagi waktu setempat. Rombongan Jokowi tiba di Stasiun Central Kyiv, Ukraina, usai menempuh perjalanan selama kurang lebih 11 jam dengan Kereta Luar Biasa.

Begitu turun dari kereta, Jokowi dan Iriana disambut oleh Deputi Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Senik, Kepala Komisi Hubungan Antar Pemerintah Ukraina-Indonesia Taras Kachka, dan pejabat KBRI Kyiv. Di hari keempat agenda kunjungan kerja ke luar negeri ini, Jokowi dan Iriana akan melakukan sejumlah kegiatan di Ukraina.

Salah satunya adalah mengunjungi puing-puing kompleks Apartemen Lipky di Kota Irpin. Selain itu, Jokowi dan Irian juga dijadwalkan untuk berkunjung ke Pusat Ilmiah dan Bedah Endokrin, Transplantasi Organ dan Jaringan Endokrin Ukraina di Kota Kyiv.

Baru pada siang hari, Jokowi akan melakukan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Istana Maryinsky. Setelah itu, rombongan Jokowi akan kembali ke Stasiun Central Kyiv untuk kemudian bertolak menuju ke Stasiun Przemysl di Polandia dengan menggunakan Kereta Luar Biasa.

Di sisi lain, keberanian Iriana untuk mendampingi Jokowi kunker ke Ukraina menuai banyak sorotan. Mengingat Ukraina hingga saat ini masih terlibat dalam perang dengan Rusia.

Pengamat Militer dan Intelijen Ridlwan Habib mengungkapkan tiga makna di balik kunjungan bersejarah ke Ukraina tersebut. Yang pertama, Jokowi dinilai seolah ingin menunjukkan simbol diplomasi damai dengan mengajak serta Ibu Iriana.


"Pertama, ini merupakan simbol diplomasi damai atau soft diplomacy dari Pak Jokowi. Untuk menunjukkan bahwa Indonesia beriktikad baik dengan simbol mengajak istri atau ibu negara," jelas Ridlwan dilansir Kompas TV.

Menurut Ridlwan, Ibu Negara identik dengan makna damai, lembut, dan anti-kekerasan dari sisi keibuannya. "Maknanya dalam karena menonjolkan sisi diplomasi lembut seorang ibu," tambahnya.

Kemudian yang kedua, Jokowi dinilai ingin menunjukkan kepada dunia internasional bawha dukungan nyata harus diwujudkan dengan berani bertindak. "Presiden Jokowi sangat berani karena mengajak Ibu Iriana memasuki suatu negara yang dilanda perang. Risikonya sangat tinggi, tapi tetap mantap masuk," jelasnya.

Sedangkan yang ketiga adalah Jokowi seolah ingin menunjukkan Iriana sebagai sumber kekuatan dan kemantapan hati seorang presiden dalam melangkah. "Maka wajib diajak sebagai sumber kekuatan," tukasnya.

Hal senada disampaikan oleh Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden Theofransus Litaay. Menurutnya, kehadiran Ibu Negara dalam kunjungan ke Ukraina dapat menjadi simbol kedamaian dan kesejukan yang ingin ditampilkan Jokowi di tengah perang.

"Keikutsertaan Ibu Negara adalah pesan kepada dunia bahwa Indonesia peduli dengan perdamaian dunia dan kemanusiaan," terang Theo.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts