Pendiri PSI Sunny Tanuwidjaja Mengundurkan Diri dan Akan Support Anies Baswedan
Nasional

Keputusan tersebut muncul usai Sunny Tanuwidjaja memilih untuk membantu Gubernur DKI Jakarta [c=Anies Baswedan] yang selama ini kerap menjadi sasaran kritik PSI.

WowKeren - Salah satu pendiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sunny Tanuwidjaja, dilaporkan mundur dari partai yang didirikannya itu. Keputusan tersebut muncul usai Sunny memilih untuk membantu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang selama ini kerap menjadi sasaran kritik PSI.

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie pun telah mengkonfirmasi mundurnya Sunny dari partai. "Ya, Bro Sunny gentleman mengakui akan men-support Anies dan untuk itu beliau mengundurkan diri," ujar Grace kala dikonformasi, Rabu (29/6).

Menurut Grace, Sunny sudah mundur dari jabatannya sebagai Sekretaris Dewan Pembina PSI sejak tahun lalu. Ia kemudian digantikan oleh Raja Juli Antoni.

"Sunny mundur atas keinginannya sendiri karena beliau menyadari akan memilih jalan politik yang berbeda dengan PSI," paparnya.


Grace menegaskan bahwa PSI tidak akan pernah mendukung Anies karena mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu dinilai memiliki rekam jejak terlibat dalam politik identitas yang sangat bertentangan dengan partainya. Hal ini yang membuat Sunny kemudian mengundurkan diri demi mendukung Anies.

Adapun Sunny disebut sudah tidak aktif menjadi kader maupun pengurus PSI selama satu tahun terakhir. Meski begitu, Grace mengatakan bahwa status Sunny sebagai salah satu pendiri PSI tidak bisa dihapus.

"Sunny adalah salah satu pendiri PSI, statusnya sebagai pendiri tentu tidak bisa diubah. Sekitar setahun terakhir Sunny menjadi anggota PSI nonaktif dan sama sekali tidak terlibat dalam operasional PSI," tukasnya.

Sebagai informasi, Sunny sempat menjadi tangan kanan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sejak masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Hubungan keduanya merenggang usai Sunny terseret kasus reklamasi Pantai Utara Jakarta pada tahun 2016 silam.

Kala itu, nama Sunny beberapa kali disebut dalam berkas putusan Mohamad Sanusi selaku terpidana dalam kasus suap pembahasan rancangan peraturan daerah tentang reklamasi. Sunny disinyalir aktif berkomunikasi dengan para pengembang pulau-pulau buatan.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts