Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Semburan Abu Vulkanik Hingga 2 Km di atas Puncak
Nasional
Erupsi Anak Krakatau

Pada Rabu (29/6) hari ini, Gunung Anak Krakatau dilaporkan kembali mengalami erupsi. Adapun erupsi pada hari ini berlangsung sebanyak 2 kali, di pagi dan sore hari.

WowKeren - Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda dilaporkan kembali mengalami erupsi. Semburan abu vulkaniknya pun tampak membubung tinggi hingga 2 kilometer di atas puncak.

Adapun erupsi Gunung Anak Krakatau itu terjadi pada Rabu (29/6) hari ini, pukul 14.51 WIB. Menurut laporan dari Badan Geologi, letusan tersebut menimbulkan semburan abu vulkanik setinggi 2 ribu meter.

"Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Rabu, 29 Juni 2022, pukul 14.51 WIB, dengan tinggi kolom abu teramati ± 2.000 m di atas puncak (± 2.157 m di atas permukaan laut)," bunyi laporan Badan Geologi dalam keterangan tertulis, Rabu (29/6).


Selain itu, berdasarkan catatan Badan Geologi, abu vulkanik yang disemburkan dari dalam tubuh Anak Krakatau itu berwarna hitam. Kemudian, semburannya mengarah ke utara Gunung Anak Krakatau dengan intensitas sedang hingga tebal.

"Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara," bunyi laporan Badan Geologi. "Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 116 detik."

Sebagai informasi, erupsi yang terjadi pada sore ini merupakan kali kedua yang terjadi pada Rabu (29/6). Erupsi pertama diketahui terjadi pada pukul 04.36 WIB dengan ketinggian kolom abu 1.000 meter di atas puncak.

Menurut laporan Badan Geologi, erupsi kedua tercatat lebih besar dibanding dengan erupsi pertama. Sementara hingga saat ini, status Gunung Anak Krakatau masih berada di level III atau Siaga. Masyarakat pun dilarang mendekati kawah dalam radius 5 kilometer.

(wk/tiar)


You can share this post!

Related Posts