Curhat Penumpang Soal 'Kekacauan Total' di Bandara Heathrow London Usai 30 Penerbangan Dibatalkan
Unsplash/Belinda Fewings
Dunia

Pada Kamis (30/6), Bandara Heathrow membatalkan 30 penerbangan pada puncak jam sibuk pagi hari. Beberapa penumpang bahkan tidak mengetahui penerbangannya dibatalkan sampai mereka tiba di bandara.

WowKeren - Para penumpang pesawat di Bandara Heathrow, London, Inggris, mengeluhkan "kekacauan total" usai pihak bandara mendadak membatalkan sejumlah penerbangan. Pada Kamis (30/6) pagi, ribuan penumpang terganggu oleh "intervensi jadwal" yang menyebabkan pembatalan 30 penerbangan pada puncak jam sibuk pagi hari.

Beberapa penumpang bahkan tidak mengetahui penerbangan mereka dibatalkan sampai mereka tiba di bandara. Seorang juru bicara Heathrow mengatakan bandara meminta maskapai penerbangan untuk menghapus 30 penerbangan dari puncak jam sibuk pagi karena mereka memperkirakan ada lebih banyak penumpang daripada kapasitas yang tersedia untuk melayani.

"Kami akan bekerja dengan maskapai penerbangan untuk membuat penumpang yang terkena dampak memesan ulang ke penerbangan lain di luar puncak (jam sibuk) sehingga sebanyak mungkin bisa lolos, dan kami mohon maaf atas dampaknya terhadap rencana perjalanan," ujar jubir tersebut. "Kami bekerja keras untuk memastikan setiap orang memiliki perjalanan yang lancar melalui Heathrow musim panas ini, dan yang paling penting adalah memastikan bahwa semua penyedia layanan di bandara memiliki sumber daya yang cukup untuk memenuhi permintaan."

Penyiar Andi Mossack merupakan salah satu penumpang yang penerbangannya turut dibatalkan Kamis pagi ini. "Kekacauan total di Heathrow pagi ini. Penerbangan British Airways dibatalkan dan tidak ada layanan pelanggan!" cuitnya di Twitter.


Penumpang lain bernama Andrew Douglas juga mengeluh usai ia terdampak pembatalan penerbangan tersebut. Douglas mengaku telah menghabiskan empat jam terakhir dalam beberapa antrian di bandara Heathrow karena penerbangannya telah dibatalkan.

"Benar-benar berantakan, kekacauan total dan hanya diketahui saat check-in tanpa pemberitahuan sebelumnya. Layanan yang mengerikan," katanya.

Di sisi lain, Bandara Heathrow menghadapi gangguan dari pemogokan musim panas ini. Pasalnya, ratusan staf check-in dan darat memilih pemogokan selama periode puncak liburan imbas perselisihan dengan maskapai British Airways mengenai gaji.

Serikat pekerja GMB dan Unite telah menggelar pemungutan suara terkait aksi mogok tersebut untuk 700 orang pekerja. Sekitar 95 persen dari mereka yang memberikan suara mengaku siap untuk mogok.

Tanggal pemogokan akan dikonfirmasi dalam beberapa hari mendatang, tetapi kemungkinan akan dilakukan selama liburan sekolah. Pemungutan suara Unite ditutup pada hari Senin (27/6).

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts