Bagaimana Nasib Karyawan Usai Outlet Holywings di Jakarta Ditutup? Ini Kata Wagub DKI
Nasional
Kontroversi Holywings

Sebelumnya, General Manager Operations Holywings, Yuli Setiawan, menjelaskan bahwa para karyawan telah dirumahkan dan mengembalikan seragam mereka ke pihak outlet.

WowKeren - Izin usaha outlet Holywings di Jakarta telah dicabut karena penjualan minuman keras (miras). Para karyawan Holywings lantas dirumahkan imbas penutupan tersebut.

Belakangan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengomentari nasib para karyawan Holywings. Ia meminta agar para karyawan outlet Holywings di Ibu Kota yang ditutup mencari lowongan kerja baru.

"(Di) media sosial kita, Pemprov, sudah disiapkan tempat-tempat yang bisa diikuti untuk (mencari) lowongan pekerjaan," jelas Riza kepada awak media pada Jumat (1/7). "Teman-teman juga sudah tahu di mana ya, silakan nanti mencari loker."

Lebih lanjut, Riza menjelaskan bahwa Pemprov DKI memiliki sejumlah program terkait pengentasan kemiskinan dan pengangguran. Oleh sebab itu, para karyawan outlet Holywings yang ditutup dipersilakan mencari lowongan kerja di media sosial Pemprov DKI.


"Kita ada program pengentasan kemiskinan, program pengentasan pengangguran dan sebagainya," papar politisi Partai Gerindra tersebut. "Kita ada program-programnya semua. Jadi sekali lagi, ini (nasib karyawan Holywings) memang menjadi perhatian kita."

Sebelumnya, General Manager Operations Holywings, Yuli Setiawan, menjelaskan bahwa para karyawan telah mengembalikan seragam mereka ke pihak outlet. "Sementara kita rumahkan dulu. Soal seragam, karena sebenarnya itu bagian dari fasilitas outlet masing-masing, harus dipulangkan," jelas Yuli pada Rabu (29/6) lalu.

Meski dirumahkan, para karyawan Holywings disebut masih akan menerima gaji bulan Juni. Namun Yuli tidak bisa memastikan apakah pihak manajemen dapat menggaji karyawan untuk bulan-bulan berikutnya.

"Kalau untuk kewajiban yang masih dalam tahapan operasional, kita masih berikan gaji sesuai porsi. Bulan ini masih full kita berikan semua, karena kan memang dirumahkan," paparnya. "Bulan depan belum tahu saya. Untuk ke depannya masih kita rumuskan secara manajemen karena ini kan juga menyangkut kelangsungan hidup."

Yuli sendiri mengaku belum bisa memastikan rencana kelanjutan operasional Holywings ke depannya. "Kalau untuk kelanjutan operasional kita belum tahu. Belum dapat lampu hijau dari dalam hal ini mungkin para pemilik, mau seperti apa," tukasnya.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts