Cara Unik Penjual Sapi di Tanjung Priok Yakinkan Pembeli Hewan Kurban Sehat Bersertifikat
Rawpixel
Nasional
Idul Adha 2022

Di tengah wabah PMK seperti sekarang ini, masyarakat menjadi lebih kritis dalam membeli hewan kurban. Hal ini lantas memicu penjual hewan kurban memutar otak untuk meyakinkan dan menarik pembeli.

WowKeren - Menjelang perayaan Idul Adha 1443 H/2022, umat Islam di Indonesia tampak mulai berburu hewan ternak seperti sapi untuk dikurbankan. Namun mengingat saat ini sejumlah daerah di Indonesia tengah dilanda wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), masyarakat menjadi semakin lebih "pemilih".

Di sisi lain, penjual hewan kurban sendiri pun merasakan dampak dari adanya wabah PMK tersebut. Banyak calon pembeli yang menjadi lebih kritis mempertanyakan kondisi kesehatan hewan ternak.

Hal tersebut tampaknya menjadi tantangan tersendiri sehingga memicu kekreatifan penjual hewan kurban, seperti yang dilakukan di Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di mana para penjual menyediakan sapi kurban sehat bersertifikat.

Tidak hanya itu, bahkan penjual sapi di lapak tersebut memiliki cara unik yakni dengan memberi hiasan pita pada hewan-hewan kurban yang dijual. Hal ini dilakukan guna menarik pembeli.

Salah satu pemilik lapak yang diketahui identitasnya sebagai Kastono tampak merias sapi sedemikian rupa agar pembeli merasa puas. Hal ini pun rupanya diakui oleh salah satu pembeli sapi yang merasa puas dengan adanya jaminan sehat karena sudah melalui proses seleksi.

"Saya membeli di sini, sudah ada sertifikat semua, sehat semua," ujar Herman yang diketahui merupakan warga Jalan Swasembada, Tanjung Priok, Jakut, Senin (4/7), diliat dari Antara. "Jadi, tinggal memilih mana yang suka dan cocok, ambil deh."


Selanjutnya, Herman menilai bahwa upaya yang dilakukan Kastono itu menjawab kekhawatiran terhadap PMK yang pada tahun 2022 ini mengalami lonjakan. Padahal tidak semua hewan kurban yang dijual di Indonesia terpapar PMK, khususnya DKI Jakarta.

"Di sini punya inovasi guna meyakinkan kaum Muslimin yang akan berkurban, jadi jangan khawatir, karena PMK pasti ada, tapi pedagang yang menyiapkan hewan kurban betul-betul sehat," jelas Herman.

Sementara itu, Kastono mengaku menjaga betul kondisi hewan ternak yang disiapkan di lapak penjualan untuk Idul Adha 2022. Ia mengklaim hal tersebut dilakukannya demi menjaga kepercayaan pembeli.

Tak hanya merias sapi-sapinya, Kastono diketahui juga membawa hewan kurban itu ke salon agar terlihat lebih cerah. Kemudian menyikat punggung sapi agar terlihat cantik.

Tak berhenti disitu, setelah menyepakati harga dengan pembeli, Kastono akan langsung membersihkan dan memandikan hewan ternak tersebut. Ia pun memberikan jasa mencuci hewan kurban secara gratis. Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai bentuk layanan khusus untuk meyakinkan pembeli.

Herman kemudian memberi pesan kepada para calon pembeli hewan kurban agar tidak takut dengan wabah PMK, pasalnya yang paling penting adalah niat berkurban dilakukan dengan teliti seperti mengecek kondisi sapi.

(wk/tiar)


You can share this post!

Related Posts