Kronologi 3 Penumpang KRL Diturunkan di Stasiun Manggarai Gegara Ketahuan Mengobrol
https://www.krl.co.id/
Nasional

Menurut Manager External Relations and Corporate Image Care KAI Commuter, Leza Arlan, peristiwa penurunan penumpang itu terjadi pada Senin (4/7) sekitar pukul 11.15 WIB.

WowKeren - Tiga orang pria penumpang KRL Jabodetabek jurusan Angke-Bekasi terpaksa diturunkan di Stasiun Mangarai karena kedapatan mengobrol. Pihak KAI Commuter Line lantas mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut.

Menurut Manager External Relations and Corporate Image Care KAI Commuter, Leza Arlan, peristiwa itu terjadi pada Senin (4/7) sekitar pukul 11.15 WIB. Kala itu, petugas yang berpatroli mendapati tiga pria tersebut tengah berbicara.

"Sesuai SOP, petugas menegur dan mengingatkan agar tidak berbicara selama dalam KRL kemudian petugas melanjutkan patrolinya," ungkap Leza dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/7). "Beberapa menit kemudian, petugas kembali menemukan ketiga orang tersebut masih berbicara dan membali menegur."

Usai ditegur, ketiga pria tersebut justru tidak terima hingga akhirnya terjadi selisih paham. Petugas kemudian langsung menurunkan ketiga pria tersebut sesampainya di Stasiun Manggarai.


Lebih lanjut, Leza menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat khususnya penumpang KRL yang merasa tak nyaman akibat peristiwa tersebut. Leza pun menegaskan bahwa pihak KAI memang masih mengimbau seluruh penumpang untuk tidak saling berbicara sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan.

"KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna KRL untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan menggunakan KRL. Tetap patuhi protokol kesehatan yang berlaku," tegas Leza.

Di sisi lain, video pengusiran tiga pria dari KRL ini viral di media sosial. Video tersebut salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @dramakrlcommuterline. Banyak warganet yang kemudian memuji ketegasan petugas dengan menurunkan penumpang yang melanggar aturan.

"Kereen. Walka menegur itu demi kenyamanan bersama. setiap orang berbeda2 pendapat ada yg merasa terganggu dan ada yang biasa saja. demi kebaikan lebih baik tidak mengobrol/berbicara di dalam kereta," komentar salah satu warganet. "Saya dukung ketegasan petugas untuk kebaikan semua penumpang yg patuh akan aturan," tulis warganet lain.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts