Sempat Ragu Iriana Ikut Jokowi ke Kyiv, Dubes Ukraina Puji Keputusan Bijaksana
BPMI Setpres/Laily Rachev
Nasional
Jokowi Kunjungi Ukraina dan Rusia

Sebagai informasi, Jokowi dan Iriana mengunjungi Kyiv, Ukraina, pekan lalu. Dalam kunjungan tersebut, mereka sempat meninjau kompleks Apartemen Lipky di Kota Irpin yang hancur akibat perang.

WowKeren - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi telah menyelesaikan lawatan ke Ukraina dan Rusia. Rupanya, pihak Ukraina sempat ragu Iriana dapat ikut Jokowi ke Kyiv mengingat negara tersebut hingga saat ini masih menghadapi situasi perang dengan Rusia.

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, lantas memuji langkah Iriana ikut dalam kunjungan tersebut. Menurut Hamianin, hal tersebut merupakan keputusan yang bijaksana.

"Kami sempat meragukan Ibu Negara dapat ikut. Dia akhirnya ikut dan itu adalah langkah yang bagus," ujar Hamianin dalam press briefing virtual pada Selasa (5/7). "Saya pikir itu adalah keputusan yang sangat-sangat bijaksana dan kami senang Ibu Negara mengikuti delegasi, mengikuti Presiden."

Sebagai informasi, Jokowi dan Iriana mengunjungi Kyiv, Ukraina, pekan lalu. Dalam kunjungan tersebut, mereka sempat meninjau kompleks Apartemen Lipky di Kota Irpin yang hancur akibat perang.


Selain itu, Iriana secara simbolis menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada Pusat Ilmiah dan Bedah Endokrin, Transplantasi Organ dan Jaringan Endokrin Ukraina di Kyiv. Bantuan yang diberikan berupa obat-obatan.

"Ini tadi saya sama Bapak Jokowi sedikit membantu untuk rumah sakit yang korban dari peperangan," jelas Iriana dalam video yang diunggah ke kanal YouTube Sekretariat Presiden. "Dengan Bismillah saya mendampingi Bapak. Moga-moga peperangan ini segera berakhir. Karena sangat merinding saya melihat."

Di sisi lain, Pakar Hukum Internasional Universitas Nasional Jakarta Ogiandhafiz Juanda menilai ada pesan baik yang ingin disampaikan ke dunia dengan ikutnya Iriana ke Ukraina. Menurutnya, Jokowi hendak menunjukkan bahwa Ukraina dan juga Rusia merupakan tempat yang bisa dikunjungi.

"Tentu ini adalah pesan yang di ingin disampaikan oleh bapak presiden kita bahwa Ukraina, Rusia adalah tempat yang bisa dikunjungi ketika dia membawa misi yang baik," ujar Ogiandhafiz dalam diskusi pada Sabtu (2/7) lalu. "Artinya adalah begini, banyak kemudian negara-negara yang takut untuk melakukan kunjungan ke Ukraina ataupun ke Rusia untuk melakukan percobaan untuk mendamaikan kedua negara."

Oleh sebab itu, Ogiandhatiz menilai Jokowi yang didampingi Iriana memiliki misi yang baik untuk kedua negara dan dunia.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts