Detik-Detik Polisi Jemput Paksa Anak Kiai Jombang: Bentrok di Ponpes Hingga Satu Polisi Terluka
pexels.com/kat wilcox
Nasional
Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan

Anak kiai besar Jombang yang menjadi tersangka atas kasus dugaan pencabulan terhadap anak sempat menjadi DPO polisi. Kini polisi pun akhirnya melakukan penjemputan paksa terhadap tersangka.

WowKeren - Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang menjerat anak kiai besar di Jombang, Jawa Timur, yakni KH Muhammad Mukhtar Mukhti telah diusut oleh pihak kepolisian. Sebelumnya polisi telah menetapkan Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (42) sebagai tersangka kasus pencabulan. Bahkan Mas Bechi juga menjadi DPO polisi.

Namun kini, polisi diketahui melakukan upaya jemput paksa terhadap Mas Bechi di Jombang pada Kamis (7/7) pagi. Ratusan personel gabungan Polres Jombang dan Polda Jatim, serta pasukan Brimob pun dikerahkan untuk mengepung Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah, Desa Losari, Ploso, Jombang, di mana tempat DPO berada.

Adapun pasukan bersenjata lengkap itu dilaporkan mulai bergerak ke lokasi pada sekitar pukul 07.30 WIB dan 08.40 WIB. Alhasil, jalan sekitar kawasan Ponpes yakni Jalan Raya Ploso pun ditutup.

Terkait dengan upaya penjemputan paksa berupa penangkapan Mas Bechi itu sendiri juga telah dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto. Meski begitu, ia belum bisa memberikan detail penangkapan tersangka pencabulan itu.


Dirmanto menyebut bahwa ada upaya penghalangan yang dilakukan oleh massa simpatisan dan santri Ponpes dalam penangkapan Mas Bechi. "Kami Polda Jawa Timur menindaklanjuti kaitannya penanganan kasus cabul oleh MSAT, sekarang kami masih proses melakukan penggeledahan di dalam pondok," jelas Dirmanto kepada wartawan di tengah proses penangkapan, Kamis (7/7).

Melihat ada upaya penghalangan dari massa, Dirmanto pun mengatakan bahwa dengan terpaksa polisi pun melakukan upaya mendorong pagar agar bisa masuk ke dalam Ponpes Shiddiqiyyah. Ia mengungkapkan bahwa polisi telah memberikan satu jam kepada para massa simpatisan dan santri yang tengah melakukan doa. "Ternyata satu jam belum mau, akhirnya kita lakukan upaya paksa mendorong," ungkap Dirmanto.

Atas hal tersebut, kata Dirmanto, polisi pun mengamankan dua orang yang menghalangi aksi aparat. Tidak hanya itu, akibat bentrokan tersebut, juga menyebabkan satu personel yang diduga terluka dalam upaya penjemputan paksa MSAT.

Menurut saksi yang berada di lokasi kejadian yakni Aan Anshori mengatakan bahwa dari bentrokan saat penjemputan paksa MSAT, sejumlah massa ditangkap, bahkan ada satu orang yang diamankan lantaran diduga membawa senjata.

Setelah mengalami bentrokan yang cukup alot, polisi akhirnya berhasil menjebol pertahanan massa, dan kini Mas Bechi sudah berada di tangan polisi. Sementara itu, ratusan aparat masih tampak menjaga ketat akses keluar masuk Ponpes.

(wk/tiar)


You can share this post!

Related Posts