Nam Joo Hyuk Sempat Donasi Fantastis ke SMA dan Lakukan Ini, Alasan Guru Bantah Bullying?
Management Soop
Selebriti
Tuduhan Bullying Nam Joo Hyuk

Nam Joo Hyuk diungkapkan bahwa sempat melakukan donasi nominal fantastis ke SMA bahkan datang secara langsung untuk menyapa para guru yang telah membantunya.

WowKeren - Lee Jin Ho, mantan reporter yang kini membuka kanal YouTube pribadi kembali membahas mengenai kasus perundungan Nam Joo Hyuk semasa sekolah. Lee Jin Ho mengungkapkan bahwa orang tua terduga korban sakit hati atas pernyataan 2 guru yang membela Nam Joo Hyuk kepada Dispatch.

Lee Jin Ho juga mendapatkan informasi bahwa Nam Joo Hyuk ternyata sempat memberikan donasi bernilai fantastis di SMA alumninya. Ia disebut memberikan 30 juta won atau setara dengan sekitar 345 juta rupiah.

Donasi Nam Joo Hyuk tersebut diberikan pada tahun 2017 lalu. Ini berarti sekitar 4 tahun setelah lulus SMA. Nam Joo Hyuk bahkan hadir secara langsung dan memberikan sapaan sopan kepada guru-gurunya di sekolah.

"Saat itu, Nam Joo Hyuk memberikan beasiswa dan berfoto swafoto dengan para guru. Ini menunjukkan betapa dekatnya Nam Joo Hyuk dengan guru almamaternya. Cara menyapa yang sopan sangat mengesankan," beber Lee Jin Ho pada video yang ia bagikan 7 Juli.


Lee Jin Ho menyebutkan bahwa sikap Nam Joo Hyuk yang sopan ini menjadi alasan para guru akhirnya memberikan pembelaan terdapatnya. Ini bertentangan dengan pernyataan terduga korban yang menyebutkan Nam Joo Hyuk adalah pelaku perundungan.

"Yang jelas di mata para guru, Nam Joo Hyuk positif, giat, dan penuh keadilan. Ada gap yang besar dengan pemikiran para korban," ungkap Lee Jin Ho.

Knetz sendiri ramai memberikan komentar pada video Lee Jin Ho. Pro dan kontra langsung muncul menyoroti pernyataan baru Lee Jin Ho atas kasus aktor kelahiran tahun 1994 itu.

"Perilaku di depan guru dan perilaku dengan teman tidak bisa sama," beber salah seorang Knetz. "Apa yang diketahui guru? Setelah kelas, Anda menyalakan AC di ruang kantor," ungkap lainnya. "Gurunya sangat rendah hati, bahkan orang tua tidak tahu 100% tentang anak-anak mereka, bagaimana mereka bisa secara akurat mengatakan tidak?" ungkap lainnya.

(wk/alfa)

You can share this post!

Related Posts