Jessica Iskandar baru saja mempolisikan pria bernama Steven usai diduga mengalami penipuan lantaran merasa rugi miliaran dan 11 mobil mewah miliknya tak diketahui keberadaannya.
- Sisilia Rizky Azalea
- Minggu, 17 Juli 2022 - 10:30 WIB
WowKeren - Jessica Iskandar tengah disibukan dengan upaya hukum usai mempolisikan pria bernama Steven atas dugaan penipuan atau penggelapan 11 mobil mewah miliknya. Karena persoalan itu, Jedar mengalami kerugian Rp 9,8 miliar.
Persoalan itu bermula usai Jedar dan diduga pelaku bernama lengkap Christoper Steffanus Budianto melakukan kerja sama. Jedar menitipkan 11 mobil mewahnya ke perusahaan Steven untuk disewakan selama satu tahun. Namun, Jedar mengaku tak mendapat keuntungan dan kini 11 mobil mewah miliknya tak diketahui keberadaannya.
Bersama sang suami, Vincent Verhaag, Jedar resmi melaporkan Steven ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut sudah tercatat dengan laporan polisi nomor LP/B/2947/VI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 15 Juni 2022, tentang penipuan dan atau penggelapan pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP.
Kendati demikian, Steven membantah melakukan penipuan kepada Jedar. Melalui kuasa hukumnya yang bernama Togar Situmorang, Steven disebut telah memberikan keuntungan yang besar pada Jedar.
Togar juga mempertanyakan gugatan Jedar. Ia meminta agar Jedar konsisten meminta ganti rugi berupa dana atau mobil kembali.
"Iya benar (mengembalikan dana secara bertahap). 9,8 miliar bersifat akumulatif. Kita juga sudah kasih dia (Jedar) keuntungan banyak kok. Jangan diakumulasikan semua. Lantas, yang mau dikembalikan dana atau mobil? Kan bingung juga," kata Togar.
Terkait pernyataan pengacara Steven, Vincent yang setia berdiri tegak di belakang sang istri pun terlihat kesal. Ia turun ke Instagram dan kembali mempertanyakan klaim Togar selaku kuasa hukum lawan.
Vincent pun marah lantaran Steven diklaim telah memberikan keuntungan besar pada Jedar. Sedangkan, Jedar mengaku tak mendapat apapun dari Steven. Ibu dua anak itu juga tak menerima aliran dana yang disebut telah ditransfer Steven ke rekeningnya.
Vincent mengungkap jika Steven mengirimkan bukti transfer bodong pada sang istri. Vincent pun memperingkatkan pihak Steven terkait pemalsuan data. Menurut Vincent, perilaku pemalsuan data juga ada hukumnya.
"!!Keuntungan banyak?? Iya kalau bukti transferannya tidak bodong!!! Mari kita check bukti transferan nya yuk pak lawyer!! Setau saya pemalsuan data ada pasalnya," bunyi peringatan Vincent.
(wk/Sisi)