Pada Minggu (31/7), Haechan menggelar siaran live di Instagram di mana ia berbagi tentang saat-saat persiapan konser 'THE DREAM SHOW 2: In A DREAM' dengan penggemar serta alasan konser itu dibatalkan.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Senin, 01 Agustus 2022 - 17:00 WIB
WowKeren - NCT Dream seharusnya menggelar konser "THE DREAM SHOW 2: In A DREAM" selama tiga hari pada 29-31 Juli lalu, namun konser tersebut dibatalkan usai Mark Lee dan Renjun positif COVID-19. Dalam siaran baru-baru ini, Haechan mengungkapkan kenapa para member memutuskan membatalkannya.
Pada Minggu (31/7), Haechan menggelar siaran live di Instagram di mana penyanyi kelahiran 2000 itu tampak memakai jaket hitam dan kacamata. Di sini, ia berbagi tentang saat-saat persiapan konser "THE DREAM SHOW 2: In A DREAM" dengan penggemar.
"Sejujurnya, kali ini, kami mempersiapkan konser Dream bertujuh dan Mark hyung dikonfirmasi positif. Saat kami mendengarnya, para member seperti runtuh. Seperti yang kalian tahu, ini konser pertama bertujuh dan jika ini seperti konser 127 di mana aku bisa ada di panggung juga, itu masih tidak apa-apa," kata Haechan.
Idol tersebut mengenang bagaimana ia dulu cedera kaki tapi tetap berpartisipasi di konser dan ikut menyanyi di mana mereka tak harus menari. Tapi keadaannya berbeda dengan Mark di mana sang rapper sama sekali tak bisa hadir di konser.
"Itu bukan salah siapa-siapa, semuanya. Tapi kami berbicara tentang apakah hal yang benar bagi kami jika melakukannya bertujuh atau haruskah kami melanjutkan agar member yang sakit tidak merasa bersalah, dan kami pikir melanjutkan adalah hal yang benar, jadi kami berenam berlatih sampai subuh. Kami datang jam 9 pagi," lanjutnya.
Diungkapnya, sesi latihan itu begitu melelahkan. "Bahkan pada jam 2 siang setelah kami makan dan bermain-main kemudian berlatih setelah itu, kami akan merengek kepada koreografer kami dan berkata, 'Hyung, kami lelah... Ayo pulang...' dan kemudian kami akan istirahat latihan jam 9 atau 10 dan semua member kami mengatakan bahwa kami harus melakukannya dengan benar jadi kami datang di pagi hari dan berlatih, mencoba yang terbaik untuk menunjukkan apa yang kami miliki bahkan sebagai 6 member," ujarnya.
Haechan melanjutkan, "Tapi kemudian Renjun sakit jadi kami takut. Kami takut naik ke panggung besar itu hanya dengan kami berlima. Kami juga banyak bicara saat itu. Aku bilang pada Mark hyung dan Renjun, "Tolong jangan merasa bersalah...' itu bahkan bukan salah siapa pun dan itu adalah sesuatu yang kita kontrol. Aku bilang kepada mereka, mari kita pikirkan apa yang terbaik untuk tim kita."
Haechan mengungkapkan bahwa mereka hanya ingin menampilkan konser dengan kualitas yang layak untuk ditampilkan di Gocheok Dome. Tentu saja, apa pun performa yang mereka lakukan, kami tidak bisa melakukannya dengan setengah hati.
"Tapi ini adalah konser yang berarti bagi kami dan kami telah mencurahkan semua yang kami miliki untuk konser itu selama hampir sebulan, jadi kami berpikir, 'Apakah ini hal yang benar untuk dilakukan?' Bahkan kami pun merasa gelisah dan tertekan dan tidak percaya diri melakukan konser ini, jadi kami tidak berpikir itu benar untuk melanjutkan (hanya dengan 5 dari kami).
Akhirnya, Haechan meminta maaf dan meminta penggemar untuk bertemu kembali dengan NCT Dream di waktu mendatang. "Jadi kami benar-benar minta maaf. Kami merasa sangat kasihan pada kalian, tapi kami tidak punya pilihan selain melakukannya lain kali," ucapnya.
(wk/dewi)