Sikap Irene Red Velvet Pada Staf di Bali Jadi Sorotan, YouTuber Lee Jin Ho Bongkar Sisi Positif
Instagram/renebaebae
Selebriti

Beredarnya foto-foto Irene Red Velvet melakukan aktivitas di Bali bersama para staf menimbulkan banyak bahasan termasuk mengungkit skandal sikap di masa lalu. YouTuber Lee Jin Ho pun menunjukkan sudut pandang baru.

WowKeren - Irene Red Velvet kembali menjadi sorotan usai foto-fotonya di Bandara Ngurah Rai, Bali beredar. Bukan tanpa alasan, netizen di forum online menilai sikap Irene membiarkan staf mendorong troli koper adalah bagian dari penyalahgunaan kekuasaan. Di tengah kegaduhan tersebut, YouTuber hiburan Lee Jin Ho pun menyampaikan analisisnya.

Pada 1 Agustus, Lee Jin Ho mengunggah video berjudul, "Video di Bandara Bali telah dirilis. Perilaku tak terduga dari anggota girl grup SM." Merujuk pada perjalanan Irene bersama stafnya untuk program "Irene's Work and Holiday" yang tayang pada 4 Agustus mendatang.

Potret Irene menuai perhatian karena para staf terlihat mendorong barang-barang bawaan yang menyalakan kembali kontroversi sikap kasarnya. Sebagai tanggapan, Lee Jin Ho memberikan sudut pandang dari sisi yang lebih positif.

"Tidak mungkin menilai hanya dengan satu foto. Jadi aku mencari semua foto dan video yang diambil di bandara Bali. Kesimpulannya, sulit bilang Irene telah menyalahgunakan stafnya," kata Lee Jin Ho. "Bahkan ada banyak tindakan yang bisa dibilang cerita terpuji tentangnya."

Lee Jin Ho lantas membongkar apa yang dilakukan Irene setibanya di Bali, salah satunya adalah memperlakukan fans dengan baik. "Irene terlihat memberikan tanda tangan untuk fans lokal satu per satu. Meski manajer mencoba menghentikannya, dia menerima kertas fans dan menandatanganinya dengan hati-hati," paparnya.

Sikap Irene Red Velvet Pada Staf di Bali Jadi Sorotan, YouTuber Lee Jin Ho Bongkar Sisi Positif

Source: YouTube


Kemudian Lee Jin Ho menjelaskan Irene dan staf langsung syuting setibanya di bandara. Sehingga sulit bagi Irene memindahkan trolinya sendiri karena sedang dalam proses pengambilan gambar.

"Di Korea, sebagian besar seleb meninggalkan pintu masuk bandara dengan koper dan pakaian sederhana untuk berjaga-jaga jika ada sesi foto atau fans berduyun-duyun ke sana. Jika mereka membawa troli penuh sendiri, itu akan meningkatkan risiko kecelakaan apabila kerumunan fans menghadang," jelas Lee Jin Ho.

Selanjutnya, Lee Jin Ho menyoroti bagaimana syuting Irene mendapat sambutan orang Indonesia sendiri yang juga merekam gerak-gerik sang idol. Bahkan penduduk lokal mendokumentasikan momen Irene berbelanja di swalayan. Kala itu, Irene mendorong troli belanjaan sendiri.

"Aku tidak membela Irene. Bahkan selama skandal sikapnya tahun lalu, aku dengan jelas menunjukkan masalahnya. Semua kontroversi ini tertangkap kamera tim produksi. Ketika program ini tayang, pasti akan terungkap itu kesalahpahaman," imbuh sang YouTuber.

Lee Jin Ho pun melanjutkan, "Setelah skandal sikap Irene, pandangan publik terhadapnya tidak baik. Mungkin Irene sadar akan hal ini, jadi dia terus menunjukkan perlakuan baik terhadap staf."

Menurut Lee Jin Ho, hanya sedikit staf yang bisa menjadi teman akrab selebriti di industri. YouTuber itu beranggapan para seleb harus lebih banyak berinteraksi dengan perusahaan outsourcing mengingat masalah serupa Irene bermuara di sana. Selain itu, ia berpendapat Irene harus konsisten memperbaiki citra dirinya apabila ingin namanya benar-benar bersih.

"Irene harus menunjukkan sisi berbeda dari dirinya dalam waktu lama, dan tidak hanya sekali dua kali dalam acara atau program seperti ini," tutup Lee Jin Ho.

(wk/inta)


You can share this post!

Related Posts