Wanita Muda Diduga Berzinah di Hotel Jaksel, Kini Jadi Buronan Polisi
Unsplash/Ilustrasi
Nasional

Identitas wanita tersebut diunggah melalui Instagram Stories di akun Polres Metro Jakarta Selatan. Dalam unggahan tersebut, dituliskan bahwa wanita berinisial MH itu memiliki kulit berwarna putih dan wajah berbentuk oval.

WowKeren - Seorang wanita berusia 23 tahun yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan perzinahan kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yang diterbitkan Polres Jakarta Selatan. Identitas wanita tersebut diunggah melalui Instagram Stories di akun Polres Metro Jakarta Selatan.

Dalam unggahan tersebut, dituliskan bahwa wanita berinisial MH itu memiliki kulit berwarna putih dan wajah berbentuk oval. Wanita yang berstatus sebagai ibu rumah tangga itu juga disebut memiliki perawakan tubuh kurus.

"Jika melihat orang ini silakan hubungi Polres Metro Jaksel 081318337900/087728883177 atau kantor polisi terdekat," demikian keterangan dalam pengumuman DPO tersebut.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jaksel AKP Mariana lantas membenarkan penetapan DPO tersebut. "Iya, sudah diterbitkan DPO," ungkap AKP Mariana, Selasa (9/8).

Menurutnya, dugaan perzinahan itu dilakukan oleh MH bersama seorang pria berinisial DP di salah satu hotel di Jaksel. Meski begitu, AKP Mariana tidak mengungkapkan kapan dugaan perzinahan MH dan DP itu terjadi.


Dugaan perzinahan tersebut diketahui oleh istri DP yang berinisial RF. Ia langsung melaporkan dugaan perzinahan tersebut ke Polres Metro Jaksel.

"Kronologi perzinaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 284 KUHP di hotel wilayah Jakarta Selatan dengan korban RF yang dilakukan oleh saudari MH dan saudara DP," terangnya.

Berkas perkara tersangka kini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Polisi menerbitkan DPO karena MH dinilai tak bersikap kooperatif dan tak pernah hadir memenuhi panggilan pemeriksaan tanpa memberi alasan.

"Saudari MH sudah dilakukan pemanggilan sebanyak dua kali untuk dihadapkan ke kejaksaan dan tidak hadir tanpa memberikan alasan yang jelas," jelasnya.

Penyidik juga sudah berupaya mencari MH namun masih belum menemukannya. Oleh sebab itu, pihak kepolisian menerbitkan DPO.

"Sudah dilakukan pencarian ke tempat tinggal MH namun MH tidak ada," tukasnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts