Puskesmas Pedurenan Beber Kondisi Balita yang Minum Obat Kedaluwarsa di Tangerang
Nasional

Balita tersebut sempat mengkonsumsi obat kedaluwarsa yang diberikan petugas Posyandu usai melakukan imunisasi. Kini pihak Puskesmas pun membeberkan terkait kondisi sang balita.

WowKeren - Belum lama ini, ada balita di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, yang diduga diberi obat kedaluwarsa dari Posyandu. Akibat hal ini, sang balita disebut mengalami demam hingga muntah-muntah.

Kini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dan Puskesmas Pedurenan pun diketahui terus memantau kondisi balita tersebut. Sementara itu, Kepala Puskesmas Pedurenan, dr Andita pun membeberkan kondisi yang mengkonsumsi obat kedaluwarsa itu.

Andita mengatakan bahwa kondisi balita tersebut sudah dalam kondisi yang baik atau sehat pada hari kedua ini. Ia mengungkapkan suhu tubuh sang balita juga sudah dalam kondisi normal, tidak demam lagi.

"Kemarin hari pertama, memang masih panas, tapi sudah diminumin obat dan dipantau setiap jamnya," ujar Andita dalam keterangannya, dilihat melalui Liputan6.com, Kamis (11/8). "Alhamdulillah sudah sehat dan aktif, namun kondisi ibunya sedikit kelelahan, yang biasanya dialami ibu muda pada anak pertama. Jadi, dalam kondisi ini ibu dan anak dalam pantauan Puskesmas."


Lebih lanjut, Andita menerangkan bahwa pantauan Puskesmas juga masih akan terus berlanjut. Hal ini dilakukan guna melihat perkembangan sang balita hingga dipastikan semuanya dalam kondisi sehat. Di samping itu, menurutnya, pantauan anak pasca imunisasi itu memang dilakukan Puskesmas secara intens kepada seluruh anak yang dilayani.

Andita kemudian menyampaikan permintaan maaf atas nama seluruh petugas Puskesmas terkait kejadian tersebut. "Pastinya, ini menjadi perhatian dan evaluasi besar bagi kami. Jadi jangan takut ke pelayanan Puskesmas, dan jangan takut mengikuti BIAN, semua akan dipantau oleh para petugas dengan pelayanan yang lebih maksimal," jelas Andita.

Sebelumnya, petugas Puskesmas diketahui telah melakukan kelalaian saat pelaksanaan Bulan Imunisasi Nasional (BIAN) di Posyandu Bunga Kenanga, dengan memberikan obat kedaluwarsa pada bayi di Karang Tengah. Pihak Posyandu kemudian memberikan obat penurun panas untuk digunakan ketika terjadi KIPI pasca imunisasi.

Sementara saat kejadian, sang ibu yang diketahui identitasnya sebagai Widya mengaku usai melaporkan soal obat kedaluwarsa, petugas Puskesmas Pedurenan langsung datang untuk menarik dan mengganti obatnya. Tidak hanya itu, petugas juga langsung mengecek kondisi bayi secara langsung dan memantau 24 jam perkembangannya.

(wk/tiar)

You can share this post!

Artikel Terkait