Orangtua di Bengkulu Laporkan Anak Kandung ke Polisi, Kesal Sering Pesta Narkoba
Unsplash/GRAS GR√úN
Nasional

Polisi mengamankan 2 tersangka kasus penyalahgunaan narkoba atas laporan dari orangtua kandung salah satu pelaku. Orangtua pelaku mengaku kesal dan lelah karena selalu melawan saat dinasihati.

WowKeren - Melaporkan anak kandungnya sendiri ke polisi tampaknya jadi satu-satunya pilihan bagi orangtua ini agar sang buah hati jera. Pasangan orangtua warga Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu itu akhirnya memutuskan untuk melaporkan anak kandung mereka sendiri ke polisi karena sering berpesa narkoba bersama teman-temannya.

Sang anak, AP (23) ditangkap bersama salah satu rekannya, YP (24). Orangtua AP mengaku sudah lelah dan kesal dengan perlikau anaknya itu. Pasalnya mereka sudah sering menasihati dan menegur AP agar tidak mengonsumsi narkoba.

AP pun tak jarang malah melakukan perlawanan saat sedang dinasihati orangtuanya. AP dan YP akhirnya diringkus anggota Sat Narkoba Polres Bengkulu saat sedang menikamti pesta narkoba jenis sabu.

"Kita berhasil mengamankan dua orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan kita juga mengamankan dua paket sabu di lokasi kejadian," ujar Kasat Resnarkoba Polres Bengkulu, Iptu Edi H Purba, Kamis (11/8) melansir Tribunnews.com.


Sebenarnya saat penggerebekan, polisi menemukan ada 4 orang di TKP. Namun hanya dua orang di antaranya saja yang kini ditetapkan sebagai tersangka. Sempat terjadi usaha melarikan diri oleh AP saat dilakukan penangkapan. Namun untungnya tim Satres Narkoba Polres Bengkulu berhasil mengamankan AP yang kabur dengan cara masuk ke saluran air.

"Saat ini kita masih mendalami kasus ini, terkait sumber barangnya dari mana dan keterlibatannya dalam jaringan narkoba seperti apa," sambung Edi.

Pelaporan itu awalnya terjadi setelah cekcok antara orangtua dan anak. Ayah tersangka terlibat adu mulut dengan AP. Setelah keributnan itu, orangtua AP akhirnya memutuskan untuk melaporkan perilaku sang anak. Polisi pun menangkap keduanya saat tengah berpesta narkoba di rumah AP.

"Bapak dari tersangka AP (23) sempat menegur anaknya dan terjadi ribut mulut diantara keduanya," pungkasnya.

AP malah makin berani menentang setelah terlibat adu mulut dengan sang ayah. Menulikan pendengaran pada nasihat kedua orangtuanya, AP akhirnya tetap melakukan pesta narkoba bersama para rekannya hingga berakhir digerebek polisi.

(wk/amel)

You can share this post!

Artikel Terkait