Jokowi Naikkan Harga BBM: Ekonom Beri Kritik Pedas, Pegawai SPBU Dapat Info 'Mendadak'
presidenri.go.id
Nasional
Harga BBM Naik

Presiden Jokowi pada Sabtu (3/9) sore tadi telah mengumumkan kenaikan harga BBM. Keputusan pemerintah ini rupanya menuai banyak respons dari masyarakat, khususnya kritikan.

WowKeren - Presiden Joko Widodo sebelumnya telah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertalite, Solar, dan Pertamax. Kenaikan harga BBM ini menurut Jokowi merupakan pilihan terakhir yang harus diambil oleh pemerintah.

Keputusan Jokowi itu lantas menuai banyak respons beragam dari masyarakat. Bahkan tak sedikit yang mengkritik keputusan tersebut, di antaranya adalah Direktur CELIOS Bhima Yudhistira Adhinegara. Bhima menilai bahwa langkah pemerintah itu dinilai tidak tepat waktu. "Kenaikan harga merupakan mekanisme yang paling tidak kreatif," ujar Bhima dalam keterangannya, Sabtu (3/9).

Menurut Bhima, masyarakat tentu saja belum siap dalam menghadapi kenaikan harga Pertalite menjadi Rp10 ribu. Ia menuturkan bahwa hal ini bisa berdampak kepada Indonesia terancam mengalami stagflasi yaitu naiknya inflasi yang signifikan tidak dibarengi dengan kesempatan kerja.

Bhima kemudian juga menerangkan bahwa BBM bukan sekadar harga energi dan spesifik biaya transportasi kendaraan pribadi yang naik, tapi juga ke hampir semua sektor terdampak.

"Misalnya harga pengiriman bahan pangan akan naik di saat yang bersamaan pelaku sektor pertanian mengeluh biaya input produksi yang mahal, terutama pupuk," terang Bhima.


Di samping itu, menurut Bhima inflasi bahan makanan masih tercatat tinggi pada bulan Agustus yakni 8,55 persen year on year akan semakin tinggi. Ia pun mengatakan inflasi pangan diperkirakan kembali menyentuh dobel digit atau di atas 10 persen per tahun pada September ini.

Sementara itu, kata Bhima, inflasi umum diperkirakan menembus di level 7-7,5 persen hingga akhir tahun dan memicu kenaikan suku bunga secara agresif. Ia bahkan mengibaratkan masyarakat saat ini akan jatuh tertimpa tangga berkali kali.

Sebagaimana diketahui, pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM dilakukan pukul 14.30 WIB pada hari ini. Sementara itu, berdasarkan informasi yang didapat dari detikcom, detik-detik sebelum harga BBM diumumkan naik, SPBU Jalan Raya Parung-Bogor terjadi antrean yang panjang.

Bahkan tampak banyak warga yang mengantre BBM jenis Pertalite baik di jalur sepeda motor dan jalur mobil. Sementara itu, salah satu petugas SPBU yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa ia mendapat informasi dari atasannya sekitar pukul 13.00 WIB.

"Pas saya masuk (shift) sekitar jam 1-an itu langsung dibilang akan ada penyesuaian harga jam 14.30 WIB," tutur petugas SPBU tersebut, Sabtu (3/9).

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts