Jokowi Umumkan BBM Resmi Naik Hari Ini, Pertalite Jadi Rp 10.000 per Liter
Unsplash/Wassim Chouak
Nasional

Rencana kenaikan harga BBM bersubsidi telah beredar sejak beberapa waktu lalu. Bahkan sempat beredar kabar pemerintah akan menaikkan harga BBM pada 1 September 2022 lalu.

WowKeren - Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertalite, Solar, dan Pertamax. Menurut Jokowi, kenaikan harga BBM ini merupakan pilihan terakhir pemerintah yang harus diambil.

"Saat ini pemerintah membuat keputusan dalam situasi yang sulit. Ini adalah pilihan terakhir pemerintah, yaitu mengalihkan subsidi BBM sehingga harga beberapa jenis BBM akan mengalami penyesuaian," terang Jokowi dalam jumpa pers pada Sabtu (3/9).

Sementara itu, Menteri ESDM Arifin Tasrif menjelaskan kenaikan harga BBM ini berlaku mulai Sabtu hari ini pukul 14.30. "Ini berlaku satu jam sejak saat diumumkan penyesuaian harga ini. Berlaku pukul 14.30 WIB," ujar Arifin.

Berikut daftar harga BBM terbaru:

  1. Pertalite: naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter
  2. Solar subsidi: naik dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter
  3. Pertamax: naik dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter

Sebagai informasi, rencana kenaikan harga BBM bersubsidi telah beredar sejak beberapa waktu lalu. Bahkan sempat beredar kabar pemerintah akan menaikkan harga BBM pada 1 September 2022 lalu.


Menjelang 1 September 2022, warga di berbagai daerah di Tanah Air pun berbondong-bondong menyerbu SPBU setempat. Antrean yang mengular tampak di banyak SPBU hingga 31 Agustus malam.

Sebelum Jokowi mengumumkan kenaikan harga BBM, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan akan ada penyesuaian harga BBM. Hanya saja, tutur Luhut, pengumuman ada di tangan Jokowi.

"Saya enggak mau berkomentar yang bukannya, tapi pasti akan naik," tegas Luhut di Toba, Sumatera Utara, pada Sabtu. "Hanya kapan mau dinaikkan, saya kira tunggu aja nanti Presiden."

Luhut sendiri menilai kenaikan harga BBM memang akan menimbulkan masalah. Namun ia menilai hal tersebut hanya sementara.

"Ini menimbulkan masalah, yes. Sementara memang dalam periode waktu tertentu akan timbul rasa sakit. Tapi setelah beberapa bulan tidak akan lagi sama," tukasnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait