Nyaris Keluar Pelatnas, Kevin Sanjaya Dan Herry IP Akhirnya Putuskan Damai
Sports

Atlet bulu tangkis Kevin Sanjaya dan pelatih ganda putra Herry IP akhirnya memutuskan untuk berdamai serta saling memaafkan usai sebelumnya terlibat pertikaian panas.

WowKeren - Kabar bahagia untuk penggemar bulu tangkis. Atlet Tanah Air Kevin Sanjaya dan pelatih ganda putra Herry IP alias Herry Iman Pierngadi akhirnya telah resmi berdamai.

Baik Kevin maupun Herry saling meminta maaf dan memutuskan untuk berbaikan usai sebelumnya terlibat cekcok. Bahkan Kevin sempat terang-terangan mengaku tak lagi bisa bekerja sama dengan Herry.

"Kayaknya sih sudah tidak bisa. Maksudnya kalau di luar lapangan, saya sudah tidak masalah walaupun dia tidak minta maaf, saya okelah. Tetapi kalau suruh kerja sama lagi, kayak saya disuruh jadi anak buahnya lagi, kayaknya tidak bisa. Saya sudah pikir baik-baik, itu sudah keputusan bulat dari saya," kata Kevin. "Di luar badminton, saya tidak ada masalah sama dia cuma sudah tidak bisa bekerja sama lagi dalam dunia badminton."

Calon menantu Harry Tanoesoedibjo itu tak segan mengancam akan keluar dari Pelatnas bila PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) tidak segera mencari solusi atas persoalan mereka. Syukur, pertikaian Kevin dan Herry bisa segera terselesaikan.


Kabar bahagia itu dikonfirmasi langsung oleh Agung Firman Sampurna selaku Ketua Umum PP PBSI. "Apa yang kami dilakukan di sini tidak ada hal-hal yang istimewa. Kami lakukan secara kekeluargaan karena hubungannya yang sangat baik, seperti orang tua dan anak. Itu lah yang kami kembangkan sekarang," kata Agung saat jumpa pers, Jumat (30/9).

Agung membenarkan di antara Kevin dan Herry sempat terjadi kesalahpahaman. Kendati begitu, keduanya sudah berbicara dari hati ke hati.

Perdamaian itu ditutup dengan makan malam Kevin dan Herry juga tim bulu tangkis yang lain. Bahkan Kevin dilaporkan sudah kembali berlatih di Pelatnas di bawah naungan pelatih Herry IP.

"Sebenarnya karena intensitas kegiatan kita banyak sehingga masing-masing ada kelelahan, ada ungkapan kekecewaan, bisa dari mana-mana dan sayangnya kekecewaan itu sempat secara tak sengaja tereksploitasi," papar Agung. "Dan karena masalahnya bukan masalah besar, menyelesaikannya juga tidak serius-serius amat. Tinggal diajak ngobrol, ngomong, makan, selesai deh urusannya. Begitu gambarannya."

(wk/Sisi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait